Rampas Harta Korban Usai Membunuh

Pembunuhan sopir ojek terungkap, Kapolres Siak: aksi terencana

Pembunuhan sopir ojek terungkap, Kapolres Siak: aksi terencana

ilustrasi | merdeka.com

‎Beritariau.com, Siak - Kepolisian Resor (Polres) Siak akhirnya berhasil mengungkap misteri penemuan sesosok mayat yang ditemukan pada Sabtu (09/09/17) sekitar pukul 15.30 wib, ‎di sebuah parit yang tak jauh dari lokasi pemancingan warga di kawasan Simpang Perak Jaya Kecamatan Kerinci Kanan.

Korban tewas ini, ‎‎bernama Muklis (45), warga Jalan Bukit Barisan, Gang Hibirida, Kecamatan Tenayanraya, Kota Pekanbaru. Sehari-hari, Mukhlis dikenal berprofesi sebagai sopir ojek.‎

Sebelumnya, Ia ditemukan oleh tiga orang warga yang hendak memancing yang mencium bau busuk‎. Mukhlis ditemukan dengan kondisi leher dijerat pakai tali nilon hingga tewas dan dibuang ke dalam parit.‎

Dari hasil‎ penyelidikan polisi, terungkap bahwa Mukhlis adalah korban pembunuhan.

Kapolres Siak AKBP Restika Perdamean Nainggolan‎, Minggu (17/09/17) mengatakan, pembunuh Mukhlis  terhadap tukang ojek tersebut adalah Yohanes Simbolon (23), warga Jalan Arbes Ujung, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

"Tersangka ditangkap unit Reskrim Polsek Kerinci Kanan dan Reskrim  Polres Siak, Sabtu (16/09/17) sekitar pukul 10.00 wib, di Jalan Akasia Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan," ungkap Restika.

Saat diamankan diinterogasi, Yohannes mengakui perbuatannya menghabisi korban dengan cara berpura-pura menggunakan jasa ojek korban.

"Ia minta diantar dari Pekanbaru ke Kerinci," kata Restika.‎

Setelah tiba di lokasi kejadian, lanjut Restika, Yohannes menjerat leher korban dengan tali yang sudah dipersiapkan dengan tujuan untuk menguasai kendaraan korban dan harta milik korban.

Menurut Restika, dari penyidikan, sejauh ini Yohannes dapat dijerat dengan pasal pembunuhan berencana.‎

"Perbuatan yang dilakukan pelaku ini bisa dikategorikan dalam pembunuhan berencana," ucap Restika‎. [red]‎