Warning!!! Telur Puyuh Palsu beredar di Kota Pekanbaru. Ini Video nya
TELUR PUYUH DIDUGA PALSU - Telur Puyuh diduga palsu, ditemukan IRT warga Panam, Putri Ningsih Zulfikli | Istimewa
Beritariau.com Pekanbaru - Putri Ningsih Zulfikli, warga Pekanbaru yang tinggal di Panam, terpaksa menghentikan pemberian makan kepada anaknya syifa, saat mengetahui, telur yang dibelinya ternyata palsu dan menyerupai karet mainan anak-anak.
"Pernah nggak masak telur puyuh seperti ini. Telor jadi keras dah digigit seperti gigit karet. Dari 10 cuma 3 yang seperti telur biasa kita masak. Padahal buat makan anak. Sempat termakan, terus tertelan. Allahuakbar," begitu yang ditulis oleh Putri Ningsih, dalam laman Facebooknya, Minggu (06/08/17).
Ibu Rumah Tangga (IRT) ini membeberkan peristiwa mengerikan yang dia alami saat melakukan postingan di laman Facebook. Dalam pengakuannya, dia membeli telur itu di pasar. Belum jelas pasar uang disebutkan. Saat awak media menghubungi dirinya, postingan ini buru-buru dihapus.
Namun, awak media sempat mengabadikan momen temuan mengejutkan itu dari laman Facebooknya "Putri Ningsih Zulfikli".
"Put bakar tadi, gelembung kecil terus meletup-letup. Put belum pernah bakar telor ayam yang asli kak. Ngupasnya tadi pakai air hangat," ucap Alumni UIN Suska Riau, Jurusan Ilmu Komunikasi Angkatan 2007 itu menceritakan.
Sebelumnya, temuan telur puyuh palsu itu, juga terjadi di Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau. Temuan telur ayam palsu itu pertama kali ditemukan oleh seorang IRT bernama Elmina Nizar.
Telur, dibelinya pada Senin (31/07/17) sekitar jam 11.00 wib di toko inpres Pasar Datuk Rubiah. Di toko tersebut, Elmina membeli telur yang sudah dibungkus plastik dengan isi 24 butir untuk dimasak sop telur puyuh.
Makan siang sempat terhenti saat sop telur puyuh yang direbusnya terasa janggal. Semua telur yang dimasak rasanya keras dan kenyal tidak seperti biasanya. Selain itu, banyak telur yang dimasak bentuknya terbelah dan kuningnya terurai.
Merasa curiga, suaminya, M Nizar Akas, mencoba membakar putih telur tersebut. Sangat mengejutkan, putih telur tersebut berasap dan mengeluarkan aroma plastik terbakar dan gosong.
Kejadian ini sempat dilaporkan ke Polsek Bangko. Setelah menerima laporan tersebut, Polsek langsung melakukan kroscek ke toko yang berada di datuk rubiah untuk melakukan penyelidikan. Hasil introgasi dengan pemilik toko, telur tersebut dibeli ke agen yang berada di pasar Pelita.
Tidak menunggu lama, tim Polsek bergerak ke pasar Pelita Bangko ke tempat agen telur yang dimaksud. Hasil investigasi kepada agen telur tersebut, didapat info bahwa telur puyuh itu dibeli dari agen besar di Medan, Sumatera Utara. [bam]

