PT BBHA silaturahmi dengan Upika Bandar Laksama Bengkalis

Manajemen PT BBHA Saat Silaturahmi Dengan Upika Bandar Laksamana | Istimewa
Beritariau.com, Pekanbaru - Kantor distrik makmur PT Bukit Batu Hutani Alam (BBHA) melakukan silaturahmi dan pengenalan alat pemadam kebakaran kepada masyarakat peduli api di kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan ini dihadiri oleh Koramil Bukit Batu,Polsek Bukit Batu, Sekcam Bandar Laksamana, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas serta Kepala Desa dan Masyarakat Peduli Api dari 5 desa binaan perusahaan.
Direktur utama PT BBHA, Tju Kui Hua, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rutinitas tahunan yang dilakukan perusahaan guna meningkatkan hubungan silaturahmi dan kerja sama kepada Masyarakat Peduli Api.
"Ini juga dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan," ujar Tju kui Hua, Jumat (21/07/17).
Dia berharap silaturahmi ini dapat meningkatkan hubungan kerjasama yang selama ini telah dilakukan.
Camat bandar laksamana yang diwakili Sekcam bapak Acil Esyno S.STP MSi mengatakan selama ini PT. BBHA sangat peduli dengan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui berbagai program yang telah dilakukan.
Seperti kerjasama dengan Masyarakat Peduli Api, Program Desa Makmur Peduli Api dan akhir2 ini ada program Aksi Pencegahan Kebakaran (SiGahkar). Dia berharap program tersebut bisa membawa hasil berupa Zero Fire dikecamatan bandar laksamana.
Perwakilan dari kepala desa binaan perusahaan yang berasal dari Desa Sepahat dalam sambutannya sangat berterima kasih dengan PT BBHA yang selama ini telah banyak membantu Pemerintah Desa Sepahat dalam upaya penanggulangan kebakaran.
Khususnya kebakaran perkebunan masyarakat desa sepahat yang terjadi pada tahun 2016. Pada waktu itu perusahaan mengeluarkan dana sekitar Rp 2,3 Milyar.
Selain itu,terkait program sigahkar desa sepahat yang berjalan mulai bulan juni.
"Kami sangat berterima kasih karena perusahaan memberikan reward sebesar Rp 10 juta atas Zero Fire Bulan Juni 2017 di desa sepahat yang merupakan desa yang dipilih utk menjalankan program Sigahkar," jelasnya. [red]

