Mau ke Pekanbaru? Pendatang harus bawa skill dan modal yang cukup

Mau ke Pekanbaru? Pendatang harus bawa skill dan modal yang cukup

Ilustrasi

Beritariau.com Pekanbaru - Arus mudik pasca lebaran di tahun 2017 saat ini, rentan diiringi urbanisasi. Dikhawatirkan, banyak pemudik yang datang mengadu nasib, membawa sanak saudara untuk datang ke Kota Pekanbaru. 

Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE menanggapi persoalan tahunan itu kepada awak media, Senin (03/07/16) siang, saat berbincang diruangan Komisi II DPRD Kota Pekanbaru. Menurutnya,hal itu tidak menjadi masalah asal ada catatan yang harus dipenuhi,

"Bagi para pendatang tidak masalah untuk datang ke Pekanbaru. siapapun boleh datang dan mengadu nasib, berjualan misalnya," Kata Azwendi.

Catatan itu sebut politisi Partai Demokrat itu, pendatang harus punya skill dan modal usaha berniaga yang cukup. Sehingga, dengan dua hal yang disebutkannya, pendatang lebih mudah berkarya tanpa membebani pihak manapun 

"Ya bagi pendatang baru harus mempunya skill dan juga bawa modal supaya tidak menjadi beban untuk Pemerintah Kota Pekanbaru," ungkapnya.

Dengan jumlah penduduk Kota Pekanbaru yang mencapai 1 juta lebih ditambah dengan pendatang baru pasca lebaran, tentunya ini menjadi catatan penting yang harus diperhatikan untuk mengindari hal yang tidak diinginkan.

"Pendatang tanpa skill tentu menambah beban dari pemerintah. Sebaiknya dilakukan pendataan untuk menekan hal yang tidak diinginkan seperti tindak kriminalitas," pintanya. [bam]