Langgam Power Produksi 35 MW Daya

Panggil PLN, DPRD Pelalawan Protes Jika Arus Listriknya Ngalir ke Pekanbaru

Panggil PLN, DPRD Pelalawan Protes Jika Arus Listriknya Ngalir ke Pekanbaru

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Melalui Hearing, DPRD Pelalawan berencana memanggil manajemen PLN Wilayah Riau guna mempertanyakan maksud dan tujuan mereka membangun jaringan interkoneksi dari Pelalawan ke Pekanbaru.

Pasalnya, saat ini, PLN sedang membangun jaringan interkoneksi dari Pelalawan ke Pekanbaru melewati Pasir Putih.

"Sudah dijadwalkan, dalam bulan ini," terang Anggota Komisi III DPRD Pelalawan, Said Mashudi, Selasa (7/10/14).

Menurutnya, warga Pelalawan khawatir, arus listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Langgam Power akan dibawa keluar Pelalawan. Sebab itu, warga perlu diberi penjelasan.

"Intinya, kita ingin tegaskan bahwa PLN harus mendahulukan kepentingan listrik masyarakat Pelalawan, dari Langgam Power ini. Dan PLN harus berkomitmen dengan hal ini," tegas Said.

Karena itu, kata Said, pihaknya tak hanya mengundang PLN Ranting, tapi PLN Riau juga. Said beralasan, PLTMG Langgam Power merupakan perusahan patungan antara PT. Navigate Energy dengan BUMD Tuah Sekata milik Kabupaten Pelalawan.

Artinya, lanjut Said, Langgam Power adalah milik warga kabupaten Pelalawan. Dan warga wajib mengetahui kemana arus listrik itu dikirim PLN. Soalnya, sampai akhir tahun 2014 ini, Langgam Power akan mengoperasikan 12 unit pembangkit.

Dengan kapasitas daya sekitar 35 Mega Watt (MW) yang dihasilkan 12 unit pembangkit itu, mampu menerangi dan melayani kebutuhan listrik masyarakat Pelalawan.

"Jadi kalau jaringan itu dibangun untuk menambah arus ke Pelalawan, kita setuju. Tapi jika niatnya untuk membawa arus listrik dari Langgam Power keluar Pelalawan, kita tolak. Utamakan dulu warga Pelalawan," pungkasnya. [red]

Tags :# politik