Pelantikan DPW FK-Porapi (Marga Panggabean) Wilayah VIII

Perkumpulan Marga Panggabean Persiapkan SDM yang Handal

Perkumpulan Marga Panggabean Persiapkan SDM yang Handal

Ketua Umum DPN FK Porapi, Sahala Panggabean, MBA (kiri) dalam sebuah acara bersama Dirut PT Pos Indonesia, I Ketut Mardjana dan Menteri Koperasi dan UKM, Syarife Hasan | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Untuk mempererat tali silahturahmi sesama anggota, komunitas marga Si Raja Panggabean diharapkan dapat mempersatukan dan sinergi di antara anggota dan pengurus Pomparan Si Raja Panggabean di seluruh Provinsi Riau. Komunitas marga Batak ini diharapkan mampu memotivasi sesame untuk benar-benar bangkit dari segala ketertinggalan yang membelenggu.

“Dibentuknya FK Porapi bertujuan untuk mempersatukan dan sinergi di antara anggota dan pengurus Pomparan Si Raja Panggabean di seluruh Indonesia yang berguna untuk meningkatkan kesejahteraan,” kata Sahala Panggabean, Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Forum Komunikasi dan Sinergi pomparan (keturunan) Si Raja Panggabean se-Indonesia (FK-Porapi), saat memberikan sambutan pada pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) FK-Porapi Wilayah VIII (Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat) periode 2014 – 2018 di Hotel iShine Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Jumat (11/07/2014) sore.

Menyongsong era perdagangan bebas yang sudah didepan mata, dikatakan Sahala, organisasi komunitas marga juga harus mampu mempersiapkan sumber daya manusia  yang kreatif, siap pakai dan produktif untuk perbaikan taraf hidup. Selain masalah adat-istiadat, lanjutnya, perkumpulan marga juga harus mampu merangsang anak-anak agar lebih kompeten dan siap bersaing.

“Kita seluruh penggurus DPN FK-Porapi, telah sepakat untuk membuat badan-badan usaha yang difokuskan untuk membantu anak-anak yang berprestasi maupun anggota yang membutuhkan bantuan finansial,” ungkap Sahala.

Pelantikan 38 fungsionaris DPW FK-Porapi Wilayah VIII yang dipimpin oleh Mangapul Panggabean sebagai Ketua dan A Simorangkir sebagai Sekretaris diawali dengan kegiatan ibadah kerohanian. Selain dihadiri Ketua Umum Sahala Panggabean MBA dan Sekretaris Umum Ir Demak Panggabean, sejumlah tokoh masyarakat Batak di Provinsi Riau seperti Tumpal Hutabarat, SE dan Cornelius Barus Apt turut hadir.

Dalam sambutannya, Mangapul Panggabean menegaskan bahwa, sesuai misi perkumpulan marga Panggabean yakni meningkatkan hubungan persaudaraan, mengembangkan pemikiran-pemikiran yang maju, FK-Porapi juga hadir di Provinsi Riau dengan menjalin kebersamaan antar komunitas marga-marga Batak lainnya dan organisasi Paguyuban Batak.

“Perkumpulan marga harus mampu menjadi alat pemersatu komunitas etnis. Apapun yang terjadi sesama warga Riau etnis Batak, perkumpulan marga harus berdiri tegak menjadi pemersatu. Bukan menjadi pemecah belah,” tegas Mangapul.

Kedepan, Mangapul mengatakan, sebagai organisasi yang bersifat Nasionalis tanpa memandang agama, Ia berharap seluruh anggota dan pengurus FK-Porapi Wilayah VIII bahu membahu mewujudkan visi dan misinya selain sebagai sarana komunikasi.

“Mari bersama-sama membangun sumber daya manusia melalui komunitas marga ini. Ini juga dalam rangka menciptakan sinergitas dengan pemerintah,” pungkas Mangapul.

Sementara itu, Sekretaris Umum FK-Porapi, Ir Demak Panggabean mengungkapkan bahwa hingga saat ini sedikitnya ada 80 orang yang terdiri dari Dewan Pertimbangan dan Dewan Pengurus Nasional yang secara aktif menggerakan FK-Porapi diseluruh Indonesia.

“Tak hanya itu, di seluruh Indonesia, ada 11 DPW dan yang sudah dilantik 8 DPW,“ ungkap Demak. (rls)