Bekas bangunan Ramayana Sudirman tak kunjung dibangun, DPRD: bisa saja ada permainan

Bekas bangunan Ramayana Sudirman tak kunjung dibangun, DPRD: bisa saja ada permainan

KIOS dan LOS - Pasca terbakarnya plaza Sukaramai atau Plaza Ramayana yang berada di Sudirman Pekanbaru, Pedagang ditampung di kios dan los sementara yang berada di luar gedung | Istimewa

Beritariau.com Pekanbaru - Molornya pembangunan bekas bangunan pasar Sukaramai atau plaza Ramayana yang berada di Jalan Sudirman, Pekanbaru, dinilai banyak kejanggalan. Legislator menduga, ada kejanggalan yang tidak beres dengan progres pembangunan tersebut.

"Bisa saja ada permainan antara Kepala Dinas (Kadis) yang membidangi dengan pemilik," kata Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PKB, Yusrizal, kepada wartawan, Senin (27/03/17).

Menurutnya, progres pembangunan pasar sukaramai tersebut, molor dari jadwal yang telah disepakati. Bahkan katanya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan beberapa waktu yang lalu, sudah ada penyelesaian.

"Janjinya bulan depan ini, (Bulan April,red) akan dilakukan renovasi pada tempat yang terbakar di pasar Ramayana itu," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, keberadaan pedagang yang ditempatkan di kios sementara permanen saat ini dinilai tak beraturan dan tidak tertata dengan rapi. Akibatnya, terjadi kesemerawutan parkir yang menyebabkan kemacetan.

"Pembangunan pasar Ramayana harus cepat dilaksanakan, tujuannya agar dampaknya seperti kondisi pedagang, letak parkir yang sembraut bahkan kemacetan teratasi segera," jelasnya.

Jika dalam waktu dekat ini belum juga dilakukan proges pembangunannya, Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, akan segera menggelar RDP dan kembali memanggil instansi terkait yang membidangi.

"Sering diingatkan jika kadis tidak sanggup silahkan ajukan pengunduran diri kepada Walikota Pekanbaru karena tidak bisa menjalankan tugasnya," tegas Yusrizal. [bam]