Wow! Prajurit TNI AU "Garap" Lima Hektar Sawah di Pangkalan Roesmin Nurjadin

Wow! Prajurit TNI AU "Garap" Lima Hektar Sawah di Pangkalan Roesmin Nurjadin

Personil TNI AU menanam padi di sawah milik Pangkalan Udara Roesmin Nurjadun

Beritariau.com, Pekanbaru - Pemandangan unik terlihat di areal sawah milih Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau. Di sini, para personil TNI AU bukannya sedang berlatih tempur atau sejenisnya. Melainkan sedang menggarap sawah dengan menanam padi.

"Kita memiliki program cetak sawah sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan pemerintah," kata Komandan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama Henri Alfiandi di Pekanbaru, Sabtu (11/3/2017). 

Program cetak sawah yang juga melibatkan seluruh personel TNI AU itu dilakukan di kawasan persawahan komplek militer Lanud Roesmin Nurjadin. Pada tahap pertama Lanud Roesmin Nurjadin akan mencetak lima hektare sawah, yang kemungkinan akan terus diperluas sebagai wujud dukungan program ketahanan pangan. 

"Kita lakukan secara swadaya, melibatkan seluruh personel TNI AU," jelasnya. 

Lanud Roesmin Nurjadin selama ini dikenal aktif dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah. 

Sebelum melakukan program cetak sawah, Lanud tipe A yang diperkuat dengan Skadron Udara 16 dan 12 tersebut terus mengembangkan program pertanian. Diantaranya adalah mengembangkan tanaman jagung dan perkebunan sayur yang saat ini dipasarkan di Kota Pekanbaru dan sekitarnya. 

"Tak hanya sawah, kita juga telah memiliki kebun sayur dan kebun jagung yang kesemuanya dapat dinikmati hasilnya dan mudah-mudahan akan mampu mewujudkan ketahanan pangan serta swasembada pangan," tutur Henri.

Melengkapi Danlanud, Mayor Tek Karta selaku penanggung jawab program cetak sawah mengatakan padi yang ditanam di lahan persawahan ini adalah benih padi hibrida Sembada B9, yang disediakan oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin.
Ia mengatakan, selain melibatkan prajurit, penaman juga melibatkan  Kelompok Tani Mustang yang merupakan binaan Lanud Roesmin Nurjadi. 

"Kita perkirakan setelah 100 hari maka padi ini dapat di panen," ujarnya. 

Kepala Dinas Pertanian Kota Pekanbaru, Elsyabrina mengapresiasi upaya upaya Lanud Roesmin Nurjadin beserta kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan. [ant]