Tim saber pungli tangkap tangan 3 orang pungli di Disdukcapil Pekanbaru, 2 diantaranya pasutri

Tim saber pungli tangkap tangan 3 orang pungli di Disdukcapil Pekanbaru, 2 diantaranya pasutri

DIGELEDAH - Tim Saber Pungli Melakukan penggeledahan Di dalam Jok Motor Oknum Pungli | Beritariau.com2017

Beritariau.com Pekanbaru - Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Polresta Pekanbaru, Rabu (25/01/17) pagi sekitar pukul 11.45 WIB, berhasil melakulan operasi tangkap tangan (OTT) di halaman Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru terhadap 3 orang berinisial R (wanita) dan 2 pria F dan RM. Dari informasi yang beredar, 2 dari 3 orang yang ditangkap adalah Pasangan Suami Istri (Pasutri).

Dari pantauan beritariau, tim saber pungli tampak menggiring salah seorang pegawai berinisial F yang ada di Disdukcapil Pekanbaru untuk menunjukkan tempat penyimpanan berkas-berkas setelah dilakukan OTT didalam kantor Disdukcapil. 

Setelah digiring, petugas menggeledah berkas-berkas kependudukan yang berada di dalam jok motor BM 3481 JL Vario Tecno 125 warna biru putih milik wanita berinisial R. Seluruh pegawai yang ada di Disdukcapil menyaksikan 3 orang tersebut saat diamankan petugas dan dibawa ke Polresta Pekanbaru.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Aryanto, membenarkan kejadian tersebut. 

"Kita berhasil menangkap tangan (OTT), seorang oknum PNS Disdukcapil Kota Pekanbaru, F bersama istrinya," kata Bimo.

Bimo menjelaskan, penangkapan berawal ketika R melakukan pengurusan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga  (KK) dengan seorang wanita tanpa melalui prosedur.

"Biaya pembuatan KK dan KTP dikenakan biaya sebesar Rp 2 juta. Saat dilakukan penangkapan ternyata R merupakan istri oknum PNS Disdukcapil berinisial F," kata Bimo.

Ditambahkan Bimo, saat pengurusan tersebut pelaku selaku bekerja sama dengan R untuk memberikan data yang dimasukkan kedalam komputer internet Disdukcapil Kota Pekanbaru.

"Sementara ini, masih dalam pengembangan dan penyelidikan terkait dugaan adanya keterlibatan oknum lainnya di Disdukcapil," pungkasnya. [bam]