Depresi karena Diabetes, IRT di Bengkalis Nekat Akhiri Nyawanya dengan Gantung Diri

Beritariau.com, Bengkalis - Eka Darminanti (29), seorang ibu rumah tangga (IRT) di Rimba Sekampung, Bengkalis nekat mengakhiri hidupnya dengan cara mengantung diri. Dugaan sementara, korban gantung diri karena depresi akibat penyakit diabetes yang tak kunjung sembuh.
Tubuh Eka ditemukan pertama kali oleh ibunya hari ini, Sabtu (7/1/2017) sekitar pukul 08.30 WIB di dalam rumah.
Saat itu, ibu korban, Nurbaya bermaksud mengambilkan air minum untuk anak korban di dapur. Pada saat ditemukan, istri Sapriadi (33) ini tergantung menggunakan sehelai kain di kamar.
Nurbaya pun langsung menjerit dan menangis, selanjutnya tetangga korban berdatangan. Paman korban tidak tega melihat korban dibantu warga menurunkan korban. Selanjutnya aparat Kepolisian Sektor Bengkalis yang sudah berada di lokasi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono seperti membenarkan adanya dugaan bunuh diri seorang warga Bengkalis tersebut. Menurut keterangan suami korban, bahwa korban pernah jatuh dari honda dan mengalami luka- luka, kemudian mengalami sakit diabetes dan mengeluh kesakitan di bagian kaki.
Dua hari lalu korban pernah di bawa berobat ke dokter dan kadar gula naik sampai dengan 340 dan korban juga pernah di obati dengan menggunakan dukun kampung. Hasil dari olah TKP polisi tidak di temukan adanya tindakan kekerasan di bagian tubuh korban.
Pihak keluarga korban tidak mau dilakukan visum/otopsi terhadap korban dan telah mengikhlaskan kejadian tersebut. [rtc]

