Pukulan Berat, Seluruh Honorer di Kuansing Terpaksa Dirumakan

Beritariau.com, Taluk Kuantan - Pukulan berat harus dialami para tenaga honorer di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kauntan Singingi (Kuansing). Pasalnya, pemkab terpaksa mengambil kebijakan untuk merumahkan 2.949 tenaga honor tersebut karena alasan keuangan.
Pemberhentian ini diumumkan oleh masing-masing SKPD atau instansi pada, Kamis (5/1/2017) pagi.
Disampaikan Sekda Kuansing, H Muharman MPd, keputusan ini tak hanya pukulan berat untuk ribuan honorer. Namun juga bukan kebijakan yang mudah untuk diambil Pemkab, mengingat beberapa honorer tersebut memiliki peran yang vital.Â
Untuk itu, bagi honorer yang sulit diberhentikan karena fungsi mereka yang vital, seperti sopir, penjaga kantor, cleaning service. Maka keputusannya diserahkan kepada masing-masing SKPD. Apabila mampu mencari gaji, maka bisa dipertahankan.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kuansing, Jumlah tenaga honorer yang di SK-kan tahun 2016 lalu ada sebanyak 2.949. Mereka tersebar diseluruh SKPD, Puskesmas, Kantor Camat, UPTD maupun instansi lainnya.Â
Lanjut sekda, salah satu alasan yang dikedepankan oleh Pemkab Kuansing terkait keputusan ini adalah belum ada kejelasan untuk anggaran gaji mereka di APBD 2017 ini.
"Hari Rabu (4/1/2017) kemarin, Pak Bupati memanggil seluruh kepala SKPD dan memaparkan kondisi alokasi gaji pegawai honor yang belum jelas dan belum pasti. Sehingga kepala SKPD diminta memberi tahu kondisi ini kepada masing-masing pegawai honor di tempat masing-masing,"ujar Sekda Kuansing, H Muharman seperti dikutip dari mediacenterriau.
"Kalau alokasi gaji belum pasti, sementara pegawai honor masuk terus nanti darimana gajinya, sementara alokasi gaji belum pasti kan kasihan juga mereka, ini yang Kita pikikan," tambah Muharman.
Selanjutnya, jikapun nanti anggaran gaji sudah jelas tentu disesuaikan dengan kondisi anggaran. Â Bisa jadi jumlahnya sebanyak yang lalu, atau berkurang atau tidak dianggarkan sama sekali kan tergantung pendapatan daerah. Ini yang perlu dikaji sesuai anggaran yang tersedia nantinya.
"Kita belum anggarkan gajinya ( honor ), Oleh sebab itu ndak usah aja masuk terlebih dahulu, ya istrirahat dulu atau dirumah dulu," kata Muharman. [red]

