Jawara Riau Takluk
Nyari Ilmu, 16 Jawara Silat Riau "Berguru" ke Tanah Pasundan

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com - Sebanyak 12 atlet Pusat Pelatihan dan Pendidikan Olahraga Pelajar (PPLP) dan 4 atlet Pusat Pelatihan dan Pendidikan Olahraga Mahasiswa (PPLM) dari Provinsi Riau "berguru" ke Jawa Barat.
Mereka diboyong selama tiga hari menempa ilmu di Tanah Pasundan itu karena dinilai sebagai salah satu kekuatan cabang olahraga Pencak Silat di Indonesia.
“Ini persiapan untuk Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) di Jambi, sedangkan atlet PPLM untuk persiapan Porprov Riau. Kita boyong kesini karena Jabar dan Riau hampir punya pola pelatihan yang sama. Tak hanya itu, Jabar sendiri merupakan kekuatan pencak silat nasional,” kata Pelatih Pencak Silat Riau, Asep Solihin kepada wartawan, Kamis (18/9/14).
Pesilat dari Provinsi Riau melakukan latihan bersama dan uji tanding dengan pesilat Jabar sejak Selasa (16/9614) lalu dan kembali ke Bumi Lancang Kuning pada Kamis (18/9/14) kemarin.
Dari hasil ujicoba yang dilakukan, Asep mengakui jika pesilatnya masih kalah atas pesilat Jabar. Terutama dalam hal strenght (kekuatan) dan strategi bertanding.
“Itu menjadi pelajaran yang kami peroleh disini. Kalau untuk teknik, tak jauh beda,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Perencanaan dan Program PPLP Jabar, Ferry Hendarsin mengatakan, salah satu pelajaran yang bisa diambil dari kunjungan pesilat Riau adalah keterbukaan program. Namun, waktu pelaksanaan yang digelar kali ini, diakuinya, tidak dalam waktu yang pas untuk uji coba.
“Program try out itu sebenarnya dilakukan dua kali setahun, tapi terkadang terkendala anggaran meski akhirnya disesuaikan saja. Meski demikian, laga uji coba ini bisa menambah pengalaman atlet karena jam terbang menjadi kebutuhan mereka. Kalau soal kekurangan dan kelebihan, pasti sudah dicatat pelatih,” tandas Ferry. [red/ik]
Mereka diboyong selama tiga hari menempa ilmu di Tanah Pasundan itu karena dinilai sebagai salah satu kekuatan cabang olahraga Pencak Silat di Indonesia.
“Ini persiapan untuk Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) di Jambi, sedangkan atlet PPLM untuk persiapan Porprov Riau. Kita boyong kesini karena Jabar dan Riau hampir punya pola pelatihan yang sama. Tak hanya itu, Jabar sendiri merupakan kekuatan pencak silat nasional,” kata Pelatih Pencak Silat Riau, Asep Solihin kepada wartawan, Kamis (18/9/14).
Pesilat dari Provinsi Riau melakukan latihan bersama dan uji tanding dengan pesilat Jabar sejak Selasa (16/9614) lalu dan kembali ke Bumi Lancang Kuning pada Kamis (18/9/14) kemarin.
Dari hasil ujicoba yang dilakukan, Asep mengakui jika pesilatnya masih kalah atas pesilat Jabar. Terutama dalam hal strenght (kekuatan) dan strategi bertanding.
“Itu menjadi pelajaran yang kami peroleh disini. Kalau untuk teknik, tak jauh beda,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Perencanaan dan Program PPLP Jabar, Ferry Hendarsin mengatakan, salah satu pelajaran yang bisa diambil dari kunjungan pesilat Riau adalah keterbukaan program. Namun, waktu pelaksanaan yang digelar kali ini, diakuinya, tidak dalam waktu yang pas untuk uji coba.
“Program try out itu sebenarnya dilakukan dua kali setahun, tapi terkadang terkendala anggaran meski akhirnya disesuaikan saja. Meski demikian, laga uji coba ini bisa menambah pengalaman atlet karena jam terbang menjadi kebutuhan mereka. Kalau soal kekurangan dan kelebihan, pasti sudah dicatat pelatih,” tandas Ferry. [red/ik]

