Sejarah Pekanbaru Hilang, Masjid Raya tak lagi masuk cagar budaya

Sejarah Pekanbaru Hilang, Masjid Raya tak lagi masuk cagar budaya

PENINGGALAN BERSEJARAH | Masjid Raya Pekanbaru Peninggalan Kerajaan Siak, Saat ini Dalam Proses Renovasi | istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Masjid Raya Senapelan yang terletak di Kecamatan Senapelan yang merupakan bukti sejarah berdirinya Kota Pekanbaru yang masuk dalam cagar budaya, saat ini telah hilang dan dihapuskan.

Rencana penghapusan cagar budaya yang dimiliki Kota Bertuah ini turut disesalkan oleh semua pihak, salah satunya datang dari anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Gerindra, H Fathullah. Dia menyayangkan hilangnya peninggalan cagar budaya bersejarah kota Pekanbaru tersebut karena adanya moratorium revitalisasi.

"Sebagai masyarakat Kota Pekanbaru kita tidak menginginkan Masjid Raya yang punya nilai sejarah tinggi hilang begitu saja. Masjid Raya Senapelan itu bukti sejarah awal berdirinya Kota Pekanbaru, hilang sudah cagar budayanya," kata Fathullah, kepada wartawan, ditemui di DPRD Kota Pekanbaru, Senin (17/10/16).

Harusnya kata Fatullah, Masjid Raya Senapelan tetap dipertahankan sebagai cagar budaya yang ada di Kota Pekanbaru, karena masjid ini merupakan satu-satunya cagar budaya yang dimiliki Pekanbaru.

"Masjid Raya Senapelan bukti sejarah awal mulanya Kota Pekanbaru berdiri masa dihilangkan. Inilah yang nanti menjadi bukti kepada anak cucu kita bahwa Pekanbaru memiliki cagar budaya yang perlu dijaga kelestariannya," ungkapnya.

Fathullah mempertanyakan kepada pemerintah kota (Pemko) mengapa Masjid Raya Senapelan yang awal mulanya sebagai cagar budaya dihapuskan begitu saja.

"kita pertanyakan kepada Pemko, dan siapa yang membangun Masjid Raya sekarang ini, kenapa tidak masuk lagi sebagai cagar budaya," ucapnya kesal. [bam]