Pedas, di Pekanbaru, harga cabai merah tembus Rp 90 ribu

Pedas, di Pekanbaru, harga cabai merah tembus Rp 90 ribu

Harga Cabai Mengalami Kenaikan Di Beberapa Pasar | istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Harga cabai merah kriting di beberapa pasar mengalami kenaikan. Sebelumnya, harga cabai masih normal Rp40 ribu per kilogram. Kemudian naik menjadi Rp45 ribu dan saat ini menembus Rp90 ribu per kilogram.

Berdasarkan pengakuan dari pedagang Pasar Lima Puluh, Yusuf, pedasnya harga cabai disebabkan karena cabai yang didatangkan dari Sumatera Barat mengalami kenaikan. Tidak hanya itu, cabai yang berasal dari pulau jawa juga mengalami kenaikan hingga Rp70 ribu dari sebelumnya, Rp45 ribu per kilogram.

"Gagal musim panen, makanya naik harga cabai Rp90 ribu per kilonya. Memang banyak yang mengeluh, mau bagaimana lagi, kita cuma menjual," ucap Yusuf, ditemui di Pasar Lima Puluh, Kamis, (13/10/16).

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman, kenaikan harga cabai dikarenakan adanya beberapa faktor, dari penelusuran timnya kepada para petani gagal panen besar-besaran menjadi salah sayu penyebab utama.

"Karena faktor gagal panen, suplai cabai dari Sumatera Barat ke Pekanbaru jadi berkurang," ucap Irba, kepada wartawan, saat dikonfirmasi.

Bahkan, dia sebut, kenaikan harga cabai merah sudah acapkali terjadi. Naiknya harga cabai itu, memang tdak normal di beberapa pasar yang ada di Pekanbaru.

"Setiap beberapa minggu naiknya cukup signifikan. Mungkin ini sudah kali kedua. di pasar sendiri, stok menipis alasan pedagang distribusi tak normal karena gagal panen tadi," urainya.

Dengan harga cabai yang tak normal saat ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Disperindag Provinsi Riau. Bila harga masih tidak stabil, maka faktor kemungkinan akan membuka kran impor.

"Beberapa minggu ini kita lihat perkembangan dulu, kalau masih tetap naik, tidak ada cara lain, cabai di impor dari luar negeri," tutupnya. [bam]