Pemadaman Udara Dihentikan Sementara

Bucket Bom Air Heli pemadam jatuh di lokasi karhutla

Bucket Bom Air Heli pemadam jatuh di lokasi karhutla

RECOVERY - Tim dari Lanud Rsn Mengevakuasi Bambi Bucket Yang Jatuh Dilokasi Karhutla | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Upaya pemadaman Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Udara melalui Water Boombing (WB) alias Bom Air di wilayah Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Jumat (07/10/16) pagi sekitar pukul 10.00 wib, diwarnai insiden.

Dalam upaya WB ke 51 kali di lokasi itu, Bambi Bucket Water atau ember pengangkut air berkapasitas 4 ton yang dipasang di helikopter Sikorsky milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jatuh di tengah areal yang lokasi masih berasap. Beruntung, dalam insiden yang baru pertama kali dialami Satgas ini, tak ada korban jiwa.

"Ya, bucket ini putus pada pagi tadi saat operasi WB di Rimbo Panjang, Kampar. Belum diketahui penyebab putusnya. Sedang dilakukan investigasi," kata Komandan Satgas Udara Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Riau, Marsekal Pertama Henri Alfiandi.

Henri menjelaskan, upaya WB di Rimbo Panjang pada hari ini dimulai sekitar pukul 08.00 wib. Saat berjuang memadamkan api di lahan gambut itu, tiba-tiba, tali yang menghubungkan bucket berisi air dengan heli putus.

Dengan terpaksa demi keselamatan, 2 pilot helikopter Sikorsky berkebangsaan Selandia Baru dan Kanada, yakni Berry Kennedy dan Justin Arnold, melepas sling bambi bucket. Mereka pun memutuskan untuk kembali ke posko Lapandan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin.

BAMBI BUCKET WATER - Didesain Khusus Untuk Dapat Dibawa oleh Helikopter Yang Dikontrol Melalui Remote Oleh Kru | Istimewa

"Bersamaan dengan waktu kembalinya pesawat ke Lanud, satu tim evakuasi darat dari Lanud berangkat menuju ke lokasi jatuhnya bumbi bucket untuk recovery di lokasi," terang Henri.‎

Pasca insiden ini sambung Henri, Satgas Karlahut menghentikan sementara operasi heli Sikorsky.

"Sementara misi Water bombing Heli Sikorsky hari ini kita hentikan untuk lanjut pengecekan secara keseluruhan, sesuai prosedur keselamatan terbang dan kerja yang berlaku di Satgasud Lanud Roesmin Nurjadin," tegasnya.

Ditambahkannya, Satgas Karlahut Riau masih memiliki Bumbi Bucket cadangan yang bisa difungsikan.

"Kita masih memiliki Bumbi Bucket cadangan dalam kondisi baik (Serviceable) sebanyak 3 unit," tambahnya.

Diketahui, bucket air ini didesain khusus untuk dapat dibawa oleh helikopter dengan menggunakan tali sebagai penyambung.

Bucket ini, dikontrol melalui remote oleh kru helikopter. Ketika helikopter sudah berada tepat di posisi, kru membuka buket untuk melepaskan air di lokasi yang terbakar.

Selain itu, bucket ini juga didesain untuk dapat mengambil air langsung dari sumber seperti dari danau, sungai, kolam maupun tanki, tanpa harus kembali ke markas operasi yang dapat memakan waktu cukup lama. [red]