9 Prajurit Terima Satya Lencana di HUT TNI ke-71 di Riau
Danrem Brigjen Nurendi: TNI Harus Peka dengan Masyarakat!

ilustrasi TNI
Beritariau.com, Pekanbaru - Tanggal 5 Oktober diperingati sebagai hari jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Di Riau, upacara peringatan HUT TNI dipusatkan di Makorem 031/WB. Bertindak sebagai inspektur upacara Danrem 031/WB Brigjend TNI Nurendi. Sementara untuk komandan upacara dipercayakan kepada Danyon Arhanud Letkol (Arh) Priyo Iswanudi.
Turut hadir dalam upacara hari ini, Rabu (5/10/2016), Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.
Upacara diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh inspektur upacara yang terdiri dari pasukan gabungan baik darat, udara laut termasuk dari personil dari kepolisian.
Pada kesempatan ini diberikan penghargaan kepada tiga prajurit dari masing-masing kesatuan diantaranya berupa satya lencana.
"HUT TNI pada hakekatnya sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Karena itu sesuai dengan tema kali ini juga bersama rakyat TNI kuat, hebat dan profesional dengan mewujudkan Indonesia berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Artinya apa, TNI bersama masyarakat tidak bisa dipisahkan, karena TNI itu sendiri berasal dari masyarakat juga," kata Danrem saat membacakan sambutan tertulis Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantiyo.
TNI saat ini tentu terus memfokuskan pemenuhan kebutuhan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista), sebagai alat pertahanan negara. Begitu juga perhatian terhadap pulau terluar, diantaranya seperti Natuna sebagai garis terdepan bagian pertahanan.
TNI akan terus menjadi pelindung dari bentuk ancaman apa pun. Baik dari dalam terlebih dari luar. TNI akan berdiri kokoh demi harga diri bangsa dan negara demi kedaulatan.Kemudian perhatian untuk kesejahteraan prajurit yakni berupa pembangunan rumah susun dan pembangunan rumah sederhana.
"TNI harus peka terhadap hal-hal sosial dalam berbagai kegiatan masyarakat. TNI tidak boleh arogan, dengan meletakan kepentingan pribadi tanpa melihat orang di sekitar," papar Danrem.
Selain itu, menyikapi Pilkada serentak yang digelar nanti, seluruh prajurit TNI untuk bersikap netral. Sebaliknya, seluruh prajurit juga diminta mewaspadai berbagai bentuk hal-hal bisa menimbulkan ancaman keamanan. [red]

