Premium mulai langka, Azwendi: jangan biarkan masyarakat mengeluh

Premium mulai langka, Azwendi: jangan biarkan masyarakat mengeluh

BBM langka | istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium bersubsidi , kini mulai langka di Pekanbaru. Dewan minta persoalan kelangkaan BBM ini harus ada sikap dan langkah yang konkrit dari Pertamina.

Kelangkaan ini, menyusul kebijakan rancangan baru guna mengurangi pemakaian BBM bersubsidi. Soal ini, dewan meminta harus ada sistem yang pro kepada masyarakat kelas menengah bawah berkaitan dengan regulasi ini.

"Tidak bisa langsung stok premium dikosongkan di beberapa SPBU begitu saja," Kata ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, kepada wartawan, Rabu (5/10/16).

Menurut Azwendi, Pertamina sebagai produsen bahan bakar di Pekanbaru, semestinya melihat ini sebagai sesuatu yang harus disikapi. Sebab, kebutuhan BBM menyangkut hajat hidup orang banyak.

"Jangan biarkan masyarakat mengeluh terlalu lama terkait kelangkaan ini, solusi diharapkan bisa mengatasi, agar besok sudah tak ada lagi kelangkaan," ujarnya.

Dikatakan politisi Demokrat ini juga, jika sampai beberapa hari kedepan pihaknya masih menemukan kekosongan premium di beberapa SPBU, komisi II akan segera melakukan hearing bersama beberapa pihak yang terkait.

"Nanti juga akan kita pantau, memang sampai hari ini laporan masih kita terima. Tapi kita minta solusi dulu dari pertamina sebelum kita tindak lanjuti," pinta Azwendi. 

Kepada pihak Pertamina, dia meminta agar distribusi yang dilaksanakan sesuai prosedur yang benar berdasarkan manajemen yang ditetapkan.

"Ketika melihat fakta dilapangan tetap terjadi kelangkaan, ini perlu solusi dan harus dicari jalan tengahnya. Seandainya kekurangan kuota dari pusat," tutupnya. [bam]