46 Pelajar Ikuti Lomba Da’i Kamtibmas, Bupati Herman: Dakwah Perkuat Keamanan dan Kerukunan

46 Pelajar Ikuti Lomba Da’i Kamtibmas, Bupati Herman: Dakwah Perkuat Keamanan dan Kerukunan

Beritariau.com, TELUK PINANG – Sebanyak 46 pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengikuti Lomba Da’i Kamtibmas 2026 yang digelar Kepolisian Sektor (Polsek) Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Lomba yang menggabungkan dakwah keagamaan dengan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) itu resmi ditutup Bupati Inhil, H. Herman, di Lapangan Upacara Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka, Minggu (18/10/2026) malam.

Mengusung tema “Dengan Dakwah Kita Wujudkan Kamtibmas yang Aman, Sejuk, dan Lingkungan yang Lestari”, kegiatan tersebut menjadi upaya menanamkan nilai keagamaan sekaligus membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga keamanan, kerukunan, dan kelestarian lingkungan.

Bupati Herman mengapresiasi inisiatif Polsek GAS yang memanfaatkan pendekatan dakwah sebagai sarana menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat, terutama kalangan pelajar.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran kepolisian di tengah masyarakat, sesuai dengan slogan ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan nilai positif bagi kamtibmas, khususnya di Kecamatan Gaung Anak Serka,” ujar Herman.

Ia menilai pendekatan keagamaan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Melalui dakwah, nilai-nilai tentang kedamaian, persaudaraan, kepatuhan terhadap aturan, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Herman juga mengungkapkan bahwa Lomba Da’i Kamtibmas yang diselenggarakan Polsek GAS tersebut merupakan kegiatan pertama sejenis yang digelar di Kabupaten Indragiri Hilir.

Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang telah memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan berdakwah sekaligus melatih keberanian berbicara di depan umum.

Menurutnya, pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan. Nilai-nilai agama diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga tercermin dalam perilaku, sikap saling menghormati, serta tanggung jawab terhadap lingkungan sosial.

Bangun Karakter Generasi Muda Sejak Dini

Keterlibatan 46 pelajar dari jenjang SD dan SMP menjadi bagian penting dalam menanamkan karakter dan kesadaran sosial sejak dini. Melalui perlombaan ini, peserta mendapat kesempatan menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat, termasuk pentingnya menjaga ketertiban dan menciptakan suasana yang aman serta harmonis.

Bupati Herman berharap para peserta terus mengembangkan potensi diri dan menjadikan ilmu agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan orang tua, guru, tokoh agama, dan lingkungan pendidikan agar pembinaan karakter generasi muda dapat berjalan konsisten.

Selain menjaga keamanan dan kerukunan, tema lomba tersebut turut menyoroti pentingnya kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Dakwah diharapkan mampu menjadi media untuk mengajak masyarakat membangun lingkungan yang lebih sejuk, harmonis, dan berkelanjutan.

Penutupan kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Inhil, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil, Camat Gaung Anak Serka, Kapolsek GAS, Ketua BAZNAS Inhil, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Gaung Anak Serka, perwakilan Danramil 05/Gaung Anak Serka, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para pelajar dari berbagai sekolah di Kecamatan Gaung Anak Serka.

Melalui Lomba Da’i Kamtibmas, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis sekaligus melahirkan generasi muda yang berakhlak, peduli, dan bertanggung jawab. (*)