Haul Syekh Oesman Syahabuddin, Pemprov Riau Dorong Ulama Perkuat Karakter Generasi Muda

Haul Syekh Oesman Syahabuddin, Pemprov Riau Dorong Ulama Perkuat Karakter Generasi Muda

Beritariau.com, Bagansiapiapi -- Pemerintah Provinsi Riau menilai ulama dan tokoh agama memiliki posisi penting dalam membentuk karakter masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur, saat menghadiri Peringatan Haul ke-80 Syekh Oesman Syahabuddin Al Kholidi Naqsabandi di halaman Madrasah Syekh Oesman Syahabuddin, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Selasa (22/9/2026) malam.

Dalam sambutannya, Zulkifli menyebut Syekh Oesman Syahabuddin Al Kholidi Naqsabandi sebagai salah satu tokoh yang memiliki jejak penting dalam perjalanan dakwah dan kehidupan keagamaan masyarakat Rokan Hilir.

Menurutnya, perjuangan dan pengabdian almarhum dalam menyebarkan nilai-nilai Islam masih memiliki arti bagi masyarakat hingga saat ini. Karena itu, semangat dakwah tersebut perlu terus dirawat dan diteruskan oleh generasi berikutnya.

Zulkifli menekankan bahwa upaya memperkuat kehidupan keagamaan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat, guru agama, pondok pesantren, majelis taklim hingga lembaga pendidikan keagamaan perlu membangun sinergi secara berkelanjutan.

"Sinergi antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen daerah harus terus diperkuat," ujar Zulkifli.

Ia mengatakan, keberadaan lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga karakter dan akhlak.

Menurutnya, penguatan pendidikan agama menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan masyarakat, terutama dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai perubahan sosial.

Selain nilai-nilai keagamaan, Zulkifli juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga adat dan budaya Melayu yang selama ini tumbuh berdampingan dengan kehidupan Islam di Riau.

Pelestarian adat dan budaya tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya generasi muda yang memiliki karakter kuat, berakhlak dan tetap memahami identitas daerahnya.

Dalam momentum haul tersebut, Zulkifli turut mengajak seluruh jamaah mendoakan almarhum Syekh Oesman Syahabuddin Al Kholidi Naqsabandi.

Doa tersebut dipanjatkan agar seluruh amal ibadah, dedikasi serta perjuangan almarhum dalam mengembangkan dakwah Islam mendapat balasan terbaik dari Allah SWT.

Ia juga berharap keluarga, murid, zurriyat serta jamaah yang selama ini meneruskan perjuangan Syekh Oesman Syahabuddin dapat terus menjaga nilai-nilai kebaikan dan ajaran yang telah diwariskan.

"Semoga keluarga, murid, zurriyat, dan jamaah yang meneruskan perjuangan Syekh Oesman Syahabuddin Al Kholidi Naqsabandi senantiasa diberikan kekuatan, keistiqamahan, dan keberkahan," tutur Zulkifli.

Peringatan haul ke-80 tersebut pun menjadi momentum untuk mengenang jasa tokoh agama sekaligus memperkuat kembali komitmen bersama dalam menjaga kehidupan keagamaan, adat dan budaya di tengah masyarakat Riau. (*)