Kafilah Riau Pulang dari MTQ Nasional, Pemprov Apresiasi Perjuangan dan Minta Prestasi Terus Ditingk

Beritariau.com, Pekanbaru -- Kafilah Provinsi Riau kembali ke Bumi Lancang Kuning setelah menuntaskan perjuangan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Kepulangan rombongan disambut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Riau, Yan Dharmadi, yang mewakili Plt Gubernur Riau, di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Minggu (20/9/2026).
Momen penyambutan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Riau kepada para peserta, pelatih, pendamping, dan official yang telah menjalani rangkaian persiapan panjang hingga tampil pada ajang MTQ tingkat nasional.
Yan menyampaikan penghargaan atas perjuangan seluruh anggota kafilah yang telah mengerahkan kemampuan terbaik untuk membawa nama Riau di tingkat nasional.
Menurutnya, perjuangan tersebut tidak hanya berlangsung selama perlombaan di Semarang. Para peserta dan tim pendukung telah melalui proses panjang sejak training center hingga memasuki arena kompetisi.
“Kami mengapresiasi seluruh peserta, pelatih, pendamping, dan official yang telah bersama-sama memberikan yang terbaik. Perjuangan ini sudah dimulai sejak training center hingga pelaksanaan MTQ Nasional di Semarang,” ujar Yan.
Riau sendiri berhasil menempati peringkat kedelapan nasional pada MTQ Nasional XXXI 2026. Capaian tersebut disebut sebagai hasil dari kerja keras dan kekompakan seluruh unsur yang terlibat dalam persiapan kafilah.
Yan menilai posisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi sekaligus pemacu semangat untuk meningkatkan kualitas pembinaan para peserta ke depan.
“Alhamdulillah, Kafilah Riau berhasil berada di posisi kedelapan nasional. Ini tentu merupakan hasil dari kerja keras dan perjuangan bersama. Terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, pendamping, dan official yang telah berjuang membawa nama Provinsi Riau,” katanya.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti MTQ Nasional di Semarang tidak berhenti sebagai catatan kompetisi, tetapi dapat menjadi bekal untuk memperkuat kemampuan peserta pada ajang berikutnya.
Para peserta juga diminta tetap menjaga semangat berlatih meski kompetisi nasional telah berakhir. Evaluasi dan pembinaan secara berkelanjutan dinilai penting agar kualitas kafilah Riau semakin meningkat.
Terlebih, MTQ Nasional tahun 2027 akan kembali digelar di DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi Riau pun mendorong seluruh unsur terkait mulai melakukan persiapan lebih awal.
“Kita berharap semangat ini terus dijaga. Untuk MTQ Nasional tahun depan, mari kita persiapkan diri lebih baik, terus berlatih dan meningkatkan prestasi. Semoga hasil yang diraih nantinya bisa lebih baik lagi,” tutup Yan.
Kepulangan kafilah Riau dari Semarang menjadi penutup rangkaian perjuangan pada MTQ Nasional XXXI 2026 sekaligus awal dari persiapan menuju kompetisi berikutnya, dengan harapan prestasi Riau dapat terus meningkat di tingkat nasional. (*)

