Darul: Insya Allah Menang!
Tak pernah sakiti rakyat, Golkar yakin Ramli-Irvan bakal tumbangkan Firdaus
SK DUKUNGAN - Pengurus DPP Golkar Darul Siska didampingi Ketua DPD Golkar Riau Arsyajuliandi Rachman menyerahkan Surat Keputusan (SK) DPP Golkar Mencalonkan Pasangan Ramli Walid dan Irvan Herman Maju di Pilwako Pekanbaru 2017 | Beritariau.com 2016
Beritariau.com, Pekanbaru - Ketua Koordinator Wilayah Pemenangan Sumatera II DPP Partai Golkar, Darul Siska mengatakan bahwa Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ramli Walid dan Irvan Herman yang diusung oleh Partai Golkar, mampu menumbangkan Petahana (Incumbent, red) Firdaus MT dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Pekanbaru Tahun 2017 mendatang.
Hal itu disampaikannya, usai melakukan pengumuman pasangan Aziz Zainal-Catur Sugeng (Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar) dan Ramli Walid-Irvan Herman (Calon Walikota Dan Wakil Walikota Pekanbaru) yang akan bertarung dalam Pilkada nanti, di Kantor DPD I Partai Golkar Provinsi Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Kamis, (15/09/16), malam.
"Pasti yakin dong (tumbahkan Firdaus). Kalau tidak optimis masa kita putuskan. Sekarang tahapan kita minta sosialisasi dan membentuk saksi yang kuat. Pokoknya Insya Allah menang,” ucap Darul, saat dikonfirmasi soal keyakinan partai beringin ini.
Menurutnya, Partai Golkar sampai sejauh ini yakin dengan kandidat yang diusungnya dalam Pilkada 2017. Seperti Ramli Walid dan Irvan Herman, Partai Golkar telah melakukan kajian berdasarkan dua pertimbangan.
"Ada pertimbangan yang objektif dan subjektif terhadap calon yang kita usung. Dua pertimbangan itulah yang mewarnai kita memberikan keputusan," terangnya.
Selain itu, Dia juga menyebutkan bahwa Partai Golkar sendiri dalam menentukan Pasangan Calon (Paslon) tentu saja mencari kader yang terbaik. Menurutnya, keputusan partai Golkar saat ini, telah final dan mengikat. Ramli dan Irvan, dimata Golkar, kata Darul, memiliki rekam jejak belum pernah menyakiti rakyat.
"Menurut kita yang terbaik itu (Ramli-Irvan). Namanya demokrasi boleh berbeda, tapi ini ada sebuah kebijakan partai," tutupnya. [bam]

