Peduli Ponpes Terbakar, Purnabhakti ASN Kampar Donasikan 153 Sak Semen

Beritariau.com, Kampar — Kepedulian terhadap korban kebakaran Pondok Pesantren (Ponpes) Syech Burhanuddin Kuntu terus mengalir. Forum Purnabhakti ASN Pemerintah Kabupaten Kampar menggalang donasi dan menyerahkan 153 sak semen untuk mendukung pembangunan kembali asrama santri yang terbakar.
Bantuan tersebut merupakan hasil pengumpulan donasi para pensiunan ASN Pemkab Kampar yang mencapai Rp13.000.500. Dana tersebut kemudian dikonversikan untuk pembelian semen dengan harga sekitar Rp85 ribu per sak.
Bantuan diserahkan langsung Ketua Penasehat Forum Purnabhakti ASN Pemkab Kampar, H. Nukman Hakim, SH, MH, didampingi Wakil Ketua Drs. Syamsul Bahri, M.Si, serta sejumlah pengurus dan anggota forum.
Penyerahan turut disaksikan perwakilan Kecamatan Kampar Kiri, Kasi Pemerintahan Eka. Bantuan diterima Ketua Ponpes Syech Burhanuddin Kuntu, Abuya H. Ahmad Junaidi Jamarin, SH, didampingi Wakil Pimpinan Ponpes Abuya Ahmad Quraisy Jamarin, S.Pd, serta guru ponpes Yusri, S.Pd.I, M.Si.
Nukman mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus ungkapan turut berduka atas musibah yang menimpa pesantren dan para santri.
"Begitu kami mendapat kabar tentang kebakaran yang menghanguskan asrama putra, kami merasa terpanggil untuk ikut membantu. Alhamdulillah, niat tersebut mendapat sambutan positif dari anggota Forum Purnabhakti ASN Pemkab Kampar," ujar Nukman.
Donasi Disalurkan dalam Bentuk Material
Nukman menjelaskan, setelah dana terkumpul, pihaknya berkomunikasi dengan pengelola pesantren untuk mengetahui kebutuhan yang paling mendesak.
Hasilnya, donasi tersebut dialokasikan untuk membeli semen sebagai salah satu material utama pembangunan kembali fasilitas pesantren yang terbakar.
"Setelah kami komunikasikan, kebutuhan yang mendesak adalah membangun kembali fasilitas pondok yang terbakar. Karena itu, dana yang terkumpul kami belikan semen sebanyak 153 sak," jelasnya.
Semen tersebut dipesan langsung dari toko di sekitar pesantren sehingga dapat segera digunakan ketika proses pembangunan membutuhkan material tersebut.
Menurut Nukman, bantuan yang diberikan mungkin belum sebanding dengan kebutuhan pembangunan kembali asrama pesantren. Namun, ia berharap dukungan tersebut dapat menjadi bagian dari semangat gotong royong untuk membantu Ponpes Syech Burhanuddin bangkit setelah musibah.
"Ini adalah bentuk kepedulian dan perhatian kami. Kami turut berduka atas musibah ini. Bantuan ini merupakan niat yang tulus dari Forum Purnabhakti ASN Pemkab Kampar. Mudah-mudahan dapat meringankan beban dan membantu proses pembangunan kembali fasilitas pesantren," tuturnya.
Pengasuh Pesantren Terharu
Ketua Ponpes Syech Burhanuddin Kuntu, Abuya H. Ahmad Junaidi Jamarin, mengaku terharu menerima bantuan tersebut. Ia mengapresiasi kepedulian para pensiunan ASN yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk pesantren.
"Kami sangat terharu. Kami tidak menyangka mendapat bantuan dari Forum Purnabhakti ASN Kabupaten Kampar. Bantuan ini tidak pernah kami minta, tetapi datang dengan ketulusan dan keikhlasan," ungkap Abuya Ahmad Junaidi.
Menurutnya, semen yang diberikan sangat dibutuhkan untuk pembangunan kembali fasilitas pondok yang rusak akibat kebakaran.
Ia menilai bantuan tersebut tidak hanya bernilai secara material, tetapi juga memberikan semangat baru bagi keluarga besar pesantren untuk kembali membangun tempat pendidikan dan pemondokan para santri.
"Ini adalah bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi kami. Kami sangat mengapresiasi perhatian Forum Purnabhakti ASN Pemkab Kampar terhadap pembangunan kembali fasilitas pendidikan bagi anak-anak kita di Ponpes Syech Burhanuddin Kuntu," katanya.
Mewakili keluarga besar pesantren, Abuya Ahmad Junaidi menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Forum Purnabhakti ASN Pemkab Kampar yang telah ikut membantu.
"Kami selaku pengasuh anak-anak di pondok ini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan ini. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan dan keikhlasan bapak-bapak dengan balasan yang berlipat ganda," ucapnya.
Bantuan tersebut menjadi salah satu wujud gotong royong masyarakat dalam membantu Ponpes Syech Burhanuddin Kuntu bangkit pascakebakaran. Sebanyak 153 sak semen yang disumbangkan diharapkan menjadi bagian dari pondasi pembangunan kembali fasilitas pendidikan dan asrama santri. (*)

