FKIP UIR Jadi Tuan Rumah Kumpul Komunitas BIPA Riau, Hadirkan Peserta dari 52 Negara

FKIP UIR Jadi Tuan Rumah Kumpul Komunitas BIPA Riau, Hadirkan Peserta dari 52 Negara

Beritariau.com, Pekanbaru -- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) menjadi tuan rumah Kumpul Komunitas Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) se-Provinsi Riau 2026.

Kegiatan bertema “Menguatkan Peran Bahasa Indonesia di Panggung Global” tersebut berlangsung di Aula FKIP UIR, Kamis (20/8/2026), dan diikuti pembelajar serta pegiat BIPA dari berbagai daerah, termasuk peserta internasional dari 52 negara di lima benua.

Kegiatan ini dihadiri Plt. Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Hidayat Widiyanto, Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Umi Kulsum, Ketua APPBIPA Riau Dahnilsyah, Koordinator BIPA Balai Bahasa Riau Yalta Jalinus, serta jajaran pimpinan UIR.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Umi Kulsum mengatakan, Kumpul Komunitas BIPA menjadi ruang untuk mempertemukan pelajar, mahasiswa dan pegiat BIPA sekaligus memperkuat upaya menjadikan bahasa Indonesia semakin dikenal dan digunakan di tingkat global.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi FKIP UIR, Balai Bahasa Provinsi Riau dan Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) Riau.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset dan Inovasi FKIP UIR Muhammad Ilyas menjelaskan, kegiatan diawali dengan parade budaya yang menampilkan identitas negara asal para peserta melalui kostum tradisional.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan, seperti baca puisi, menyanyi, berpantun, bercerita dan berpidato dalam bahasa Indonesia.

“Kumpul Komunitas BIPA se-Provinsi Riau juga menghadirkan sejumlah kegiatan yang menampilkan kemampuan dan kreativitas pembelajar BIPA,” ujar Muhammad Ilyas.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut yakni peluncuran buku bahan ajar BIPA berjudul “Tamu Undangan Berbasis Kearifan Lokal”.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia bagi penutur asing, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan budaya, kearifan lokal dan identitas Indonesia kepada masyarakat internasional.

FKIP UIR berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat ekosistem pembelajaran BIPA di Riau sekaligus memperluas kolaborasi antara perguruan tinggi, Balai Bahasa, komunitas BIPA, lembaga pendidikan dan para pengajar.

Dengan keterlibatan peserta dari puluhan negara, kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia memiliki ruang yang semakin luas di tingkat internasional. (*)