Saat Hadiri Rangkaian Hari Pers Nasional
Insan Pers berduka, Tarman Azzam hembuskan nafas terakhir

TOKOH PERS : Tarman Azzam Saat Menghadiri Rangkaian Acara Hari Pers Nasional di Kota Ambon | detik.com
Beritariau.com, Jakarta - Kabar duka menyelimuti kalangan insan pers. Seorang tokoh pers yang juga mantan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Tarman Azzam, meninggal dunia di Ambon, Jumat (09/09/16) sekitar pukul 09.30 wit saat menghadiri rangkaian Hari Pers Nasional (HPN).
Diduga Tarman meninggal akibat serangan jantung. Jenazah Tarman Azzam, akhirnya disemayamkan di Rumah Sakit Tentara Dr Latumeten, Kota Ambon.
Rencananya, jenazah akan diterbangkan dari Ambon pukul 14.00 dan tiba di Jakarta sekitar jam 16.00 wib. Diketahui, Tarman menjabat Ketua Umum PWI selama dua periode 1998 hingga 2008.
Jabatan Ketum PWI setelah Tarman kemudian dijabat oleh Margiono. Bersama Rosihan Anwar, Tarman Azzam pernah menerima anugerah sebagai Tokoh wartawan Dunia Melayu dari Persatuan Bekas wartawan Berita Harian Malaysia.
Tarman memulai kariernya sebagai wartawan setelah dinyatakan lulus dan diterima menjadi anggota Ikatan Pers Mahasiswa Indonesia (IPMI) cabang Jakarta pada kurun waktu 1970-an.
Selama menjadi wartawan, Tarman juga aktif menjadi Anggota PWI. Hingga kemudian Tarman menjadi Ketua PWI Jaya dan Ketua Umum PWI Pusat. Selain sebagai pengurus PWI, ia juga pernah menjadi anggota MPR, anggota DPRD DKI Jakarta dan Majelis Pakar Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).
Saat menjabat Ketua PWI Jaya, ia pernah berpesan bahwa Kota Jakarta bagi jurnalis merupakan tempat yang sangat tepat untuk berkompetisi. Tarman Azzam pernah menjadi Pemimpin Redaksi Harian Terbit. [red]

