Masjid Raya Annur Dipenuhi Jemaah, Shalawat dan Doa Iringi Hari Jadi Riau

Beritariau.com, Pekanbaru -- Suasana penuh khidmat menyelimuti halaman Masjid Raya Annur Provinsi Riau saat ribuan masyarakat mengikuti malam shalawat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Riau, Senin (3/8/2026) malam.
Lantunan shalawat yang menggema dari seluruh penjuru kawasan masjid menciptakan suasana religius dan penuh kebersamaan. Jemaah dari berbagai daerah di Riau hadir untuk memanjatkan doa, memohon keberkahan, kedamaian, serta kemajuan bagi Bumi Lancang Kuning yang memasuki usia ke-69 tahun.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan malam shalawat tersebut bukan sekadar menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Riau, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan masyarakat.
"Malam ini, kita duduk di bawah kubah yang sama, menghadap kiblat yang sama, melantunkan shalawat, dan memohon kepada Allah SWT," ujar SF Hariyanto.
Menurutnya, kebersamaan dalam doa menjadi pengingat bahwa masyarakat Riau memiliki tujuan yang sama, yakni membangun daerah yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.
Ia menilai persaudaraan akan semakin kokoh ketika masyarakat mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman. Perbedaan yang dimiliki masyarakat Riau justru merupakan kekayaan yang harus dirawat sebagai modal pembangunan.
Selain menjadi ajang mempererat ukhuwah, momentum Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau juga dimanfaatkan sebagai sarana refleksi atas perjalanan pembangunan daerah. Keberhasilan yang telah diraih patut disyukuri, sementara berbagai tantangan menjadi pelajaran untuk terus melakukan perbaikan.
"Semoga kita selalu diingatkan bahwa apa yang telah berlalu hendaknya dijadikan pelajaran dan yang renggang mari kita rapatkan kembali," katanya.
SF Hariyanto menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membutuhkan fondasi sosial yang kuat berupa persaudaraan, rasa saling percaya, serta semangat gotong royong.
"Melalui shalawat dan doa malam ini mari kita jernihkan hati, eratkan persaudaraan, dan berjalan bersama menuju Riau yang lebih baik di masa depan," ungkapnya.
Ajakan tersebut disambut antusias para jemaah yang mengikuti rangkaian shalawat hingga selesai. Doa-doa yang dipanjatkan menjadi simbol harapan agar persatuan masyarakat tetap terjaga serta pembangunan Riau semakin maju di masa mendatang.
Salah seorang jemaah asal Kampar, Desti, mengaku sengaja datang bersama keluarganya dari Pandau Jaya untuk mengikuti malam shalawat bersama pemerintah daerah dan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
"Alhamdulillah, kegiatan seperti ini membuat kami merasa semakin dekat satu sama lain. Saya rela datang bersama keluarga dari Pandau Jaya hanya untuk ikut bershalawat. Doa saya semoga Riau semakin maju, pemerintah tetap memperhatikan masyarakat, masyarakat tetap rukun, dan kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahunnya," ujarnya.
Malam shalawat tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau yang tidak hanya menghadirkan nuansa religius, tetapi juga memperkuat nilai persaudaraan, kebersamaan, dan semangat membangun daerah secara bersama-sama. (*)

