Bupati Herman Ajak Hotel dan Swalayan Jadi Etalase Produk UMKM

Bupati Herman Ajak Hotel dan Swalayan Jadi Etalase Produk UMKM

Beritariau.com, Tembilahan -- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus memperkuat upaya pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui perluasan akses pemasaran. Salah satu langkah yang didorong adalah menjadikan hotel dan swalayan sebagai etalase promosi sekaligus pusat penjualan berbagai produk unggulan daerah agar lebih mudah dikenal masyarakat maupun wisatawan.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Indragiri Hilir, Herman, saat memimpin rapat pemberdayaan UMKM bersama pengelola hotel dan swalayan di Ruang Rapat Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Inhil, Jumat (31/7/2026). Pertemuan itu turut dihadiri Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Inhil, Katerina Susanti, jajaran perangkat daerah terkait, serta para pelaku usaha perhotelan dan ritel modern.

Dalam arahannya, Bupati Herman menegaskan bahwa pengembangan UMKM merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Menurutnya, hotel dan swalayan memiliki posisi strategis sebagai tempat yang banyak dikunjungi masyarakat maupun tamu dari luar daerah sehingga sangat potensial menjadi media promosi produk-produk lokal.

"Produk UMKM kita harus hadir di ruang-ruang strategis. Hotel dan swalayan dapat menjadi etalase yang memperkenalkan sekaligus memasarkan produk unggulan Inhil kepada masyarakat dan wisatawan. Dengan begitu, peluang pasar akan semakin terbuka dan ekonomi masyarakat ikut bergerak," ujar Herman.

Ia menjelaskan, keberadaan produk UMKM di hotel maupun swalayan tidak hanya bertujuan meningkatkan penjualan, tetapi juga memperkuat identitas daerah melalui produk-produk khas yang mencerminkan potensi lokal Kabupaten Indragiri Hilir.

Pemkab Inhil, lanjut Herman, terus memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas, memiliki nilai tambah, memenuhi standar keamanan dan pemasaran, serta mampu bersaing dengan produk dari daerah lain. Pembinaan tersebut mencakup peningkatan kualitas produksi, pengemasan, legalitas usaha, hingga strategi pemasaran yang lebih modern.

Bupati Herman juga berharap sinergi dengan dunia usaha mampu mengangkat produk-produk berbahan baku kelapa yang selama ini menjadi komoditas unggulan Kabupaten Indragiri Hilir. Menurutnya, potensi besar sektor kelapa perlu didukung dengan pemasaran yang lebih luas sehingga mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Inhil, Katerina Susanti, mengajak seluruh pengelola hotel dan swalayan untuk menyediakan ruang khusus atau display permanen bagi produk-produk UMKM lokal. Langkah tersebut dinilai akan memudahkan wisatawan maupun tamu yang berkunjung ke Inhil memperoleh berbagai produk khas daerah sebagai oleh-oleh.

"Kami berharap hotel dan swalayan dapat menjadi mitra strategis dalam mempromosikan produk-produk unggulan UMKM Inhil. Dengan menyediakan ruang khusus untuk display produk lokal, para tamu maupun wisatawan akan lebih mudah mengenal dan membeli hasil karya masyarakat kita. Ini bukan hanya soal pemasaran, tetapi juga bentuk dukungan nyata dalam menggerakkan ekonomi daerah," kata Katerina Susanti.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap tercipta ekosistem usaha yang saling mendukung antara UMKM, pelaku usaha, dan sektor perdagangan modern. Kehadiran produk lokal di hotel dan swalayan diyakini dapat meningkatkan daya saing UMKM, memperluas jaringan pemasaran, serta membuka peluang kerja dan usaha baru bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir optimistis sinergi yang dibangun bersama dunia usaha akan menjadi salah satu strategi efektif dalam mendorong UMKM naik kelas. Dengan pemasaran yang semakin luas dan dukungan berbagai pihak, produk-produk unggulan Inhil diharapkan mampu menembus pasar regional hingga nasional, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Terkait