Bupati Asmar Sambut Delegasi Negeri Melaka, Perkuat Kerja Sama Serumpun Indonesia-Malaysia

Beritariau.com, Selatpanjang -- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menerima kunjungan resmi Persatuan Ketua-Ketua Kampung (Sidang) Negeri Melaka, Malaysia, sebagai langkah mempererat hubungan persaudaraan sekaligus membuka peluang kerja sama di berbagai sektor. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kamis (30/7/2026).
Lawatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan masyarakat serumpun yang telah terjalin sejak lama antara Kepulauan Meranti dan Negeri Melaka. Kedekatan sejarah, budaya, bahasa, dan adat istiadat dinilai menjadi fondasi kuat untuk memperluas kolaborasi di masa mendatang.
Delegasi Negeri Melaka dipimpin oleh Yang Dipertua (YDP) Persatuan Ketua-Ketua Kampung (Sidang) Negeri Melaka, Encik Shaari bin Abu. Turut mendampingi dalam rombongan antara lain Setiausaha Jaffri bin Md. Yatim, Rosli bin Dollah, Kamal bin Abdullah, Zainal bin Jalel, Hazmi bin Yusop, Husin bin Jantan, Mohd. Asseri bin Daud, serta Zakaria bin Mohd. Yusoff.
Prosesi penyambutan berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Kedua belah pihak menegaskan pentingnya menjaga hubungan yang selama ini telah terjalin sebagai bagian dari ikatan masyarakat Melayu di kawasan Selat Malaka.
Dalam sambutannya, Encik Shaari bin Abu menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi, tetapi juga membangun kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua wilayah.
"Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang begitu baik dan penuh persaudaraan. Kehadiran kami bukan sekadar kunjungan silaturahmi, tetapi juga untuk mempererat hubungan yang telah lama terjalin antara Negeri Melaka dan Kabupaten Kepulauan Meranti. Kami berharap hubungan ini terus berkembang melalui berbagai bentuk kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua wilayah," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Asmar menyebut kunjungan tersebut sebagai sebuah kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurutnya, hubungan antara Meranti dan Melaka memiliki nilai historis yang kuat dan perlu terus diperkuat melalui kerja sama yang lebih konkret.
Asmar menilai kedekatan geografis serta kesamaan budaya membuka peluang besar untuk mengembangkan kemitraan di berbagai sektor, seperti ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan, pariwisata, hingga pelestarian budaya Melayu.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh rombongan Persatuan Ketua-Ketua Kampung Negeri Melaka. Semoga kunjungan ini semakin mempererat tali silaturahmi dan menjadi awal dari kerja sama yang lebih konkret di berbagai bidang demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah," kata Asmar.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen memperkuat hubungan dengan berbagai daerah di Malaysia, khususnya Negeri Melaka, sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas kawasan perbatasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Penyambutan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Kapolres Kepulauan Meranti, perwakilan Danlanal Dumai melalui Danposal TNI AL Selatpanjang, perwakilan Dandim 0303/Bengkalis melalui Danramil 03 Tebing Tinggi, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli bupati, Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, serta jajaran kepala perangkat daerah dan instansi vertikal.
Melalui lawatan ini, kedua pihak berharap hubungan persaudaraan antara Kabupaten Kepulauan Meranti dan Negeri Melaka semakin erat serta mampu melahirkan berbagai program kolaboratif di bidang ekonomi, perdagangan, pendidikan, pariwisata, kebudayaan, dan pemberdayaan masyarakat. Kemitraan tersebut diharapkan menjadi wujud nyata penguatan hubungan masyarakat serumpun Indonesia-Malaysia sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah. (*)

