Plt Gubri Sampaikan Duka atas Wafatnya dr Alex, Kadiskes Diutus Bertakziah ke Rumah Duka

Plt Gubri Sampaikan Duka atas Wafatnya dr Alex, Kadiskes Diutus Bertakziah ke Rumah Duka

Beritariau.com, Rohil -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dr. Alex Cristo Loris (30), mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Riau yang ditemukan meninggal dunia saat menjalankan tugas di RSUD Tengku Rafian Siak.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian dokter muda tersebut. Menurutnya, almarhum merupakan salah satu putra terbaik yang sedang mengabdikan diri melalui pendidikan dokter spesialis di Provinsi Riau.

"Mewakili Pemerintah Provinsi Riau dan secara pribadi, saya menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian salah seorang putra terbaik daerah yang sedang menempuh pendidikan dokter spesialis dan bertugas di Riau," ujar SF Hariyanto.

Ia juga mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan menghadapi musibah tersebut.

Sebagai bentuk perhatian pemerintah, Plt Gubernur Riau mengutus Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, untuk bertakziah ke rumah duka di Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, pada Kamis (16/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan amanah langsung dari Plt Gubernur Riau.

"Hari ini saya datang langsung ke rumah duka mewakili Bapak Plt Gubernur Riau. Beliau menyampaikan belasungkawa dari hati dan perhatian sepenuhnya kepada keluarga almarhum," kata Zulkifli.

Ia menjelaskan, SF Hariyanto sebenarnya berkeinginan hadir secara langsung, namun pada saat yang sama sedang menjalankan agenda kedinasan di Jakarta yang tidak dapat ditinggalkan.

"Beliau juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung menemui keluarga. Karena itu, kami diutus untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah ini," ujarnya.

Sementara itu, penyebab pasti meninggalnya dr. Alex masih dalam penyelidikan. Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik guna memastikan penyebab kematian korban.

Kasubdit Penmas Polda Riau AKBP Rudi M. Samosir menjelaskan, autopsi telah dilakukan di Instalasi Kedokteran Forensik dan Pemulasaran Jenazah RS Bhayangkara Pekanbaru. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ditemukan luka berbentuk titik disertai pembengkakan pada punggung tangan kiri serta memar di bagian kepala yang diduga akibat benturan benda tumpul.

Korban diketahui merupakan mahasiswa PPDS Anestesiologi Universitas Riau yang baru mulai menjalani pendidikan dan penugasan di RSUD Tengku Rafian Siak sejak 1 Juli 2026. Polisi menegaskan penyebab kematian belum dapat disimpulkan hingga seluruh hasil pemeriksaan forensik selesai. (*)