Busana Melayu Warnai Pelantikan Pejabat Fungsional Pemko Dumai

Busana Melayu Warnai Pelantikan Pejabat Fungsional Pemko Dumai

Beritariau.com, Dumai -- Nuansa budaya Melayu mewarnai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Dumai yang digelar di Gedung Sri Bunga Tanjung, Rabu (8/7/2026). Seluruh pejabat yang dilantik mengenakan pakaian adat Melayu lengkap sebagai bentuk implementasi visi pembangunan daerah yang berlandaskan budaya Melayu.

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, Fahmi Rizal, mewakili Wali Kota Dumai. Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 yang mengatur bahwa setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diangkat dalam jabatan wajib dilantik dan mengucapkan sumpah atau janji jabatan sesuai agama maupun kepercayaannya.

Fahmi Rizal menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.

Ia mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik serta mengajak mereka terus meningkatkan kompetensi dan menjaga etika sebagai aparatur sipil negara.

"Pelantikan ini bukan hanya formalitas, tetapi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, serta dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Menurut Fahmi, pejabat fungsional memiliki peran strategis dalam mendukung terwujudnya birokrasi yang efektif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Karena itu, peningkatan kapasitas dan kualitas kinerja harus menjadi komitmen bersama.

Selain itu, ia mengajak seluruh aparatur untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dan terus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.

"Mari bersama-sama memberikan pengabdian terbaik demi mewujudkan Kota Dumai sebagai Kota Industri yang Unggul, Sejahtera, dan Berkelanjutan Berlandaskan Budaya Melayu," katanya.

Penggunaan busana Melayu dalam prosesi pelantikan menjadi simbol komitmen Pemerintah Kota Dumai dalam menjaga dan melestarikan identitas budaya daerah, sekaligus memperkuat implementasi visi pembangunan yang menjadikan budaya Melayu sebagai salah satu fondasi utama penyelenggaraan pemerintahan.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Dumai, serta keluarga para pejabat yang dilantik. Pelantikan diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui aparatur yang kompeten, berintegritas, dan berkomitmen melayani masyarakat. (*)