Wabup Meranti Dorong Percepatan Rute Roro ke Kepri, Dinilai Krusial bagi Pertumbuhan Ekonomi

Wabup Meranti Dorong Percepatan Rute Roro ke Kepri, Dinilai Krusial bagi Pertumbuhan Ekonomi

Beritariau.com, Batam -- Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, mendesak percepatan pengoperasian rute kapal penyeberangan (Roro) yang menghubungkan Kabupaten Kepulauan Meranti dengan Provinsi Kepulauan Riau. Desakan itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau dan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Senin (6/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Muzamil didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri, serta sejumlah pejabat Dinas Perhubungan lainnya.

Pertemuan difokuskan pada pembahasan percepatan pembukaan dua lintasan penyeberangan strategis, yakni Alai Insit–Tanjung Balai Karimun dan Alai Insit–Telaga Punggur, Batam, yang diharapkan menjadi jalur penghubung utama antara Kepulauan Meranti dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau.

Muzamil menegaskan, bagi daerah kepulauan seperti Meranti, konektivitas transportasi merupakan faktor penting dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

"Daerah kepulauan tidak bisa dibangun hanya dengan mengandalkan potensi sumber daya alam. Yang harus lebih dahulu dibangun adalah konektivitasnya. Ketika akses transportasi terbuka, perdagangan akan tumbuh, biaya logistik menurun, investasi masuk, pariwisata berkembang, dan masyarakat memperoleh lebih banyak peluang ekonomi," ujarnya.

Menurutnya, Meranti memiliki potensi besar di sektor perikanan, pertanian, perkebunan, hingga perdagangan. Namun, potensi tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena masih terbatasnya akses transportasi laut.

Ia menilai kehadiran jalur Roro akan memperlancar distribusi komoditas unggulan, memperluas akses pasar bagi pelaku usaha, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus membuka peluang investasi baru.

Sementara itu, Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan Sungai, Danau, dan Penyeberangan BPTD Kelas II Kepulauan Riau, Frans Deddy Arisandy, mengatakan pihaknya memahami pentingnya pembukaan lintasan tersebut dan saat ini tengah menindaklanjuti kajian teknis serta aspek kelaikan lintasan.

"Kami berharap seluruh pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun pusat, dapat bersama-sama mengawal penyelesaian seluruh tahapan dan kewenangan agar rute ini segera terealisasi," katanya.

Di sisi lain, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Reno Yulianto, menyatakan ASDP siap mendukung operasional rute tersebut, termasuk melalui skema pergeseran armada kapal. Namun, menurutnya, realisasi lintasan sangat bergantung pada terbitnya izin trayek perintis dari Kementerian Perhubungan.

Menanggapi hal itu, Muzamil memastikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti siap memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan, mulai dari penyusunan kajian teknis, pemetaan kebutuhan layanan, hingga melengkapi dokumen administrasi sebagai dasar pengajuan kepada pemerintah pusat.

"Pemkab Kepulauan Meranti siap berkolaborasi dan memenuhi seluruh tahapan yang dipersyaratkan. Kami akan menyiapkan kajian yang komprehensif serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar pembukaan rute perintis ini segera dapat diwujudkan," tegasnya.

Ia berharap dukungan dari Kementerian Perhubungan, BPTD Kelas II Kepulauan Riau, BPTD Kelas II Riau, Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, serta PT ASDP Indonesia Ferry dapat mempercepat terealisasinya rute Roro Meranti–Kepri sebagai upaya memperkuat konektivitas antarpulau dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan. (*)