Piala Dunia 2026
Gol Super Sub Budimir Antar Kroasia Tundukkan Panama dan Jaga Asa Lolos

Pemain Kroasia merayakan gol Ante Budimir ke gawang Panama pada laga Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Stephanie Scarbrough
Beritariau.com -- Timnas Kroasia meraih kemenangan penting usai mengalahkan Panama dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Toronto Stadium, Rabu (24/6/2026) pagi WIB. Gol tunggal kemenangan Vatreni dicetak pemain pengganti, Ante Budimir, pada awal babak kedua.
Tambahan tiga poin membuat Kroasia kembali membuka peluang untuk lolos ke babak 32 besar. Sementara Panama dipastikan berada dalam posisi sulit setelah menelan kekalahan kedua secara beruntun di fase grup.
Meski lebih diunggulkan, Kroasia justru kesulitan mengembangkan permainan sejak menit awal. Panama tampil disiplin dalam bertahan dan beberapa kali mampu merepotkan lini belakang Vatreni lewat serangan cepat.
Peluang terbaik Panama pada babak pertama datang melalui Cristian Martínez yang mencoba melepaskan tembakan dari sisi sempit. Namun, kiper Kroasia, Dominik Livakovi?, tampil sigap untuk mengamankan bola.
Tak lama berselang, Panama kembali mengancam melalui sundulan Luis Rodríguez dari jarak dekat. Livakovic kembali menunjukkan refleks gemilang dengan menepis bola yang mengarah ke gawang, meski peluang tersebut akhirnya tidak dihitung karena bola lebih dulu keluar lapangan.
Kroasia baru menciptakan peluang berbahaya pada masa injury time babak pertama. Tendangan jarak jauh Martin Baturina memaksa kiper Panama, Mosquera, melakukan penyelamatan penting.
Memasuki babak kedua, pelatih Zlatko Dali? melakukan perubahan dengan memasukkan Ante Budimir dan Andrej Kramari?.
Keputusan tersebut langsung membuahkan hasil pada menit ke-54. Berawal dari pergerakan Marco Pasalic, bola diteruskan kepada Josip Stanisic yang kemudian mengirim umpan ke kotak penalti. Budimir yang baru beberapa menit berada di lapangan sukses menyambut bola dan menggetarkan jala Panama.
Tertinggal satu gol, Panama mencoba meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Thomas Christiansen memasukkan sejumlah pemain bertipe menyerang, termasuk Cecilio Waterman dan Azarias Londono.
Meski terus menekan di sisa pertandingan, Panama gagal menembus kokohnya pertahanan Kroasia yang tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan tipis ini menjadi suntikan moral bagi Kroasia dalam persaingan ketat Grup L. Vatreni kini mengoleksi tiga poin dan masih memiliki peluang besar untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar.
Sebaliknya, Panama harus menerima kenyataan pahit berada di dasar klasemen tanpa satu pun poin dari dua pertandingan. Mereka wajib meraih kemenangan pada laga terakhir sambil berharap hasil pertandingan lain berpihak kepada mereka. (*)

