SPMB Riau 2026 Diserbu Pendaftar, Lebih 40 Ribu Calon Siswa Sudah Pilih Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya
Beritariau.com, Pekanbaru – Antusiasme masyarakat terhadap Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Provinsi Riau terus meningkat. Hingga Kamis (11/6/2026), jumlah pendaftar yang telah memilih sekolah melalui portal resmi SPMB Riau mencapai 40.150 calon siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengimbau seluruh calon peserta didik dan orang tua untuk aktif memantau perkembangan proses pendaftaran, termasuk posisi persaingan dan kuota penerimaan pada sekolah yang dipilih melalui portal resmi SPMB.
“Siswa yang sudah mendaftar saat ini sudah mencapai 40.150 calon siswa dan telah melakukan pemilihan sekolah melalui portal resmi SPMB Riau. Kami mengimbau siswa maupun orang tua untuk terus memantau perkembangan pendaftaran dan kuota penerimaan di sekolah yang dipilih,” ujar Erisman.
Menurutnya, sistem daring yang diterapkan saat ini memudahkan masyarakat memperoleh informasi secara transparan tanpa harus datang langsung ke sekolah maupun ke Dinas Pendidikan.
“Melalui website yang tersedia, seluruh siswa dapat melihat kuota penerimaan di setiap sekolah. Jadi tidak perlu lagi datang ke sekolah atau ke dinas untuk melihat hasil perkembangan pendaftaran,” jelasnya.
Meski proses pendaftaran berjalan lancar, Dinas Pendidikan Riau mengingatkan calon peserta didik agar memastikan seluruh dokumen yang diunggah memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan ketentuan. Hal itu penting agar proses verifikasi dapat dilakukan tanpa hambatan.
Erisman mengakui masih ditemukan beberapa kendala, seperti dokumen yang tidak lengkap, file yang rusak saat diunggah, hingga gangguan jaringan yang menyebabkan berkas tidak terbaca oleh petugas verifikasi sekolah.
“Pastikan seluruh file yang diunggah jelas, lengkap, dan sesuai ketentuan agar tidak menghambat proses verifikasi,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa pola penerimaan siswa baru yang diterapkan tahun ini dirancang lebih adil dan objektif dengan memberikan kesempatan yang luas kepada berbagai kelompok masyarakat melalui empat jalur penerimaan.
Adapun kuota penerimaan terdiri dari jalur prestasi sebesar 35 persen, jalur domisili 30 persen, jalur afirmasi untuk siswa kurang mampu 30 persen, serta jalur mutasi sebesar 5 persen.
Tahapan awal SPMB berupa aktivasi akun, pengisian data pribadi, dan unggah dokumen berlangsung sejak 8 hingga 14 Juni 2026. Sementara proses pendaftaran dan pemilihan sekolah dibuka pada 10 hingga 19 Juni 2026 bersamaan dengan tahapan verifikasi berkas oleh sekolah.
Selanjutnya, verifikasi data akan diselesaikan pada 20 Juni 2026, sebelum proses seleksi dan rekonsiliasi dilakukan pada 21 Juni. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.
Bagi calon murid yang dinyatakan lulus seleksi dan diterima di SMA maupun SMK Negeri, diwajibkan melakukan daftar ulang pada 23 hingga 26 Juni 2026 sebagai tahap akhir konfirmasi penerimaan. (*)

