150 Pebalap Ramaikan Drag Bike Siak, Pemkab dan Polres Bersinergi Tekan Balap Liar

Beritariau.com, Siak – Sebanyak 150 pebalap muda dari berbagai daerah ambil bagian dalam kegiatan Latihan Bersama Drag Bike Antisipasi Balap Liar 2026 yang digelar di Sirkuit Non Permanen Panglima Ghimbam, Kelurahan Kampung Rempak, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini menjadi upaya nyata untuk menyediakan ruang yang aman dan legal bagi pecinta otomotif sekaligus menekan maraknya aksi balap liar di jalan raya.
Deru mesin yang biasanya terdengar di jalanan umum kini dipindahkan ke lintasan yang lebih aman dan terukur. Selain mengikuti sesi latihan, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas dan pentingnya menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Siak, Afni Zulkifli, Kapolres Siak Sepuh Ade Irsyam Siregar, Wakil Bupati Siak, unsur Forkopimda, DPRD, TNI, serta sejumlah instansi terkait.
Kapolres Siak mengatakan kegiatan ini lahir dari tingginya keluhan masyarakat terkait aksi balap liar yang kerap mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Menurutnya, penanganan balap liar tidak cukup hanya melalui penindakan hukum, tetapi juga perlu dibarengi dengan penyediaan wadah yang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat mereka di bidang otomotif.
“Kami melihat banyak anak muda memiliki potensi dan kecintaan terhadap dunia otomotif. Karena itu, kami berupaya menghadirkan ruang yang aman, tertib, dan terukur agar bakat tersebut dapat berkembang ke arah yang positif,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi alternatif yang sehat bagi para pecinta otomotif sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Sementara itu, Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan bahwa persoalan balap liar merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, keluarga, dan masyarakat.
Menurutnya, langkah preventif melalui penyediaan sarana yang legal dan aman akan lebih efektif dalam membina generasi muda dibandingkan hanya mengedepankan penindakan.
“Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap generasi muda. Hobi otomotif harus disalurkan di tempat yang tepat agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” katanya.
Afni juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak bersama Forkopimda akan menjajaki pembangunan sirkuit permanen sebagai sarana pembinaan atlet otomotif sekaligus wadah pengembangan bakat anak-anak muda di daerah.
“Ke depan kita akan mengupayakan pembangunan sirkuit permanen sehingga para pemuda memiliki fasilitas yang memadai untuk berlatih, berkompetisi, dan meraih prestasi,” ungkapnya.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan pakta integritas oleh pemerintah daerah, kepolisian, instansi terkait, tokoh masyarakat, dan para peserta. Kesepakatan itu menjadi simbol sinergi dalam upaya mencegah balap liar dan membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Siak.
Melalui kegiatan ini, Polres Siak dan Pemerintah Kabupaten Siak berharap dapat mewujudkan target Zero Balap Liar sekaligus membuka jalan bagi lahirnya pebalap-pebalap berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi. (*)

