Menyusuri Lintas Riau–Sumbar: Uji Nyali dan Kenyamanan Skutik Premium Honda Menuju Lembah Harau

Menyusuri Lintas Riau–Sumbar: Uji Nyali dan Kenyamanan Skutik Premium Honda Menuju Lembah Harau

Media & Vlogger Premium Explore: Capturing the Comfort of Honda AT High

Beritariau.com, Pekanbaru - Perjalanan selalu punya cara sendiri untuk menguji manusia dan mesin. Bukan hanya soal jarak yang ditempuh, tetapi juga bagaimana keduanya beradaptasi dengan perubahan jalan, cuaca, dan ritme perjalanan yang tak selalu bisa diprediksi. Dari Pekanbaru menuju Payakumbuh, Sumatera Barat, sebuah rombongan kecil yang terdiri dari jurnalis dan vlogger mencoba membaca ulang makna perjalanan itu—melalui setang, jok, dan deru halus mesin skutik premium Honda.

Kegiatan bertajuk “Media & Vlogger Premium Explore: Capturing the Comfort of Honda AT High” yang digelar PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau, menjadi ruang pengujian yang berbeda. Bukan di lintasan tertutup atau simulasi, melainkan di jalan nyata yang menghubungkan dua provinsi: Riau dan Sumatera Barat. Rute yang dipilih bukan sekadar jalur, melainkan kombinasi karakter—padat, panjang, menanjak, berliku, dan sesekali menghadirkan kejutan dari kondisi jalan yang berubah-ubah.

Di titik keberangkatan, kantor Capella Honda di Pekanbaru, deretan Honda PCX 160 Roadsync dan Honda Stylo 160 sudah berdiri rapi. Mesin belum sepenuhnya panas, tetapi antusiasme peserta sudah lebih dulu terasa. Ada kamera yang tergantung di dada, ada helm yang sudah dipasang dengan rapi, dan ada satu kesepakatan tak tertulis: perjalanan ini bukan sekadar dokumentasi, tetapi pengalaman.

Begitu konvoi bergerak meninggalkan kota, suasana langsung berubah. Pekanbaru dengan ritme lalu lintasnya yang padat menjadi gerbang awal pengujian. PCX 160 langsung menunjukkan karakter stabilnya. Mesin eSP+ 160cc 4 katup bekerja halus, merespons tarikan dengan linear tanpa hentakan yang mengganggu. Posisi berkendara yang rileks membuat perjalanan di tengah lalu lintas perkotaan tetap terasa ringan, bahkan ketika harus berhenti dan melaju berulang kali.

Di sisi lain, Honda Stylo 160 tampil dengan pendekatan yang lebih ekspresif. Desain modern klasiknya seperti sengaja diciptakan untuk menarik perhatian. Di tengah lalu lintas kota, motor ini bukan hanya alat mobilitas, tetapi juga bagian dari gaya visual yang ikut terekam di kamera para vlogger. Ringkas, lincah, dan responsif—Stylo menjadi representasi perjalanan yang lebih dinamis.

Namun perjalanan sesungguhnya baru dimulai ketika aspal kota perlahan berganti menjadi jalan lintas antarprovinsi. Di sini, jarak mulai mengambil peran, dan kenyamanan menjadi kata kunci utama. Jalan lurus panjang membuka ruang bagi PCX 160 untuk menunjukkan kestabilannya di kecepatan konstan. Getaran mesin yang minim, suspensi yang bekerja konsisten, serta posisi duduk ergonomis membuat perjalanan panjang terasa lebih seperti melayang daripada sekadar melaju.

Fitur Honda Selectable Torque Control (HSTC) bekerja tanpa banyak sorotan, tetapi kehadirannya terasa di setiap perubahan permukaan jalan. Saat aspal mulai basah atau tikungan mulai menuntut kehati-hatian, sistem ini menjadi lapisan rasa aman yang tidak selalu terlihat, tetapi sangat dirasakan oleh pengendara.

Sementara itu, Stylo 160 menemukan panggungnya di jalur yang lebih menantang. Ketika jalan mulai berkelok dan memasuki area perbukitan menuju Payakumbuh, skutik ini menunjukkan kelincahannya. Perubahan arah terasa ringan, akselerasi tetap responsif, dan kontrol tetap mudah dijaga. Bagi para vlogger, momen-momen ini menjadi bahan visual yang kaya—setiap tikungan menyajikan latar baru, setiap tanjakan menghadirkan sudut cerita yang berbeda.

Perjalanan ini juga tidak lepas dari edukasi keselamatan berkendara yang dibawa melalui kampanye #Cari_Aman. Di sela-sela perjalanan, peserta diingatkan kembali tentang pentingnya menjaga jarak, disiplin dalam konvoi, hingga membaca kondisi jalan. Touring bukan hanya tentang sampai tujuan, tetapi juga bagaimana setiap peserta bisa kembali dengan selamat dan pengalaman yang utuh.

Toni Hadi Wibowo, Honda Customer Care Center & Public Relation Manager PT CDN, menyebut rute Pekanbaru–Lembah Harau sebagai salah satu jalur paling lengkap untuk menguji karakter skutik premium. Menurutnya, kombinasi kondisi jalan di lintasan ini mampu memperlihatkan performa kendaraan secara menyeluruh, baik dari sisi mesin, kenyamanan, maupun handling.

“Kami ingin memberikan pengalaman langsung bahwa produk Honda tidak hanya berbicara soal spesifikasi, tetapi juga tentang rasa nyaman dan kepercayaan saat dikendarai di berbagai kondisi jalan,” ujarnya.

Semakin mendekati Payakumbuh, lanskap mulai berubah. Perbukitan Sumatera Barat menyambut dengan lekuk alam yang tegas. Jalan mulai menanjak, tikungan semakin rapat, dan udara terasa lebih sejuk. Di titik ini, perjalanan bukan lagi soal siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang paling konsisten menjaga ritme.

Dan ketika akhirnya Lembah Harau muncul di depan mata, dengan tebing-tebing tinggi yang menjulang seperti dinding raksasa alami, rombongan perlahan menghentikan laju. Mesin-mesin yang sejak pagi menemani perjalanan akhirnya beristirahat. Namun cerita yang mereka bawa tidak berhenti di situ.

Di antara suara alam dan sisa deru perjalanan, tersisa satu kesimpulan yang tidak perlu diucapkan keras-keras: bahwa kenyamanan dalam perjalanan bukan hanya soal tujuan, tetapi tentang bagaimana setiap kilometer bisa dilalui tanpa kehilangan rasa aman, kontrol, dan pengalaman yang berkesan. (*)