Diskan Bengkalis Perkuat Rantai Dingin, Bina Produsen Es Balok untuk Jaga Mutu Udang

Diskan Bengkalis Perkuat Rantai Dingin, Bina Produsen Es Balok untuk Jaga Mutu Udang

Beritariau.com, Bengkalis - Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis terus memperkuat kualitas komoditas perikanan daerah dengan fokus pada penguatan sistem rantai dingin (cold chain system), khususnya untuk menjaga mutu hasil budidaya udang.

Melalui Bidang Bina Mutu, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Perikanan, Diskan Bengkalis melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha pendukung sektor perikanan, salah satunya produsen es balok yang berperan penting dalam menjaga kesegaran hasil tangkapan maupun budidaya.

Kepala Bidang Bina Mutu, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Perikanan, Arie Pranata, meninjau langsung salah satu unit usaha es balok di Desa Tameran, yakni CV Dingin Bersinar. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan standar kebersihan dan kualitas es yang digunakan dalam rantai distribusi perikanan.

Menurut Arie, es balok merupakan komponen vital dalam industri perikanan karena berperan langsung dalam menjaga kesegaran produk, terutama udang, sejak dari tambak hingga ke tangan konsumen maupun industri pengolahan.

“Kami ingin memastikan agar es yang dihasilkan benar-benar aman digunakan sebagai bahan pangan. Pembinaan ini penting untuk memperkuat sistem rantai dingin di sektor perikanan kita,” ujarnya.

Dalam pembinaan tersebut, pelaku usaha diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga higienitas ruang produksi, termasuk pencegahan kontaminasi dari bakteri maupun bahan kimia berbahaya, serta penerapan standar kebersihan operasional secara konsisten.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas es balok yang dihasilkan sehingga mampu menjaga ketahanan dan kesegaran komoditas perikanan dalam waktu lebih lama. Dengan demikian, mutu udang dapat tetap optimal selama proses distribusi.

Arie menegaskan bahwa keberhasilan sistem rantai dingin akan berdampak langsung pada peningkatan daya saing produk perikanan Bengkalis di pasar lokal maupun nasional.

“Jika rantai dingin berjalan baik, maka hasil budidaya udang dari Bengkalis akan memiliki daya saing tinggi di pasaran,” tambahnya.

Melalui program pembinaan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap para pelaku usaha semakin peduli terhadap aspek kebersihan dan standar produksi, sehingga mampu mendukung keberlanjutan industri perikanan yang lebih maju dan kompetitif. (*)