Pemko Pekanbaru Perkuat Tata Kelola Lewat Forum Satu Data

Beritariau.com, Pekanbaru – Pemerintah Kota Pekanbaru resmi meluncurkan Forum Satu Data Indonesia sebagai langkah strategis untuk membangun sistem data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peluncuran dilakukan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dalam kegiatan kick off di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (30/4/2026). Ia menegaskan bahwa kualitas data menjadi fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Setiap kebijakan harus berbasis data yang valid agar tepat sasaran,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai pembenahan telah dilakukan dalam setahun terakhir, terutama pada pengelolaan keuangan dan tata kelola fiskal. Hasilnya, kepercayaan terhadap kinerja pemerintah meningkat dan program pembangunan dapat berjalan lebih optimal.
Memasuki 2026, Pemko menargetkan percepatan implementasi Satu Data melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, khususnya bersama Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian. Penyesuaian struktur OPD juga dilakukan untuk mendukung integrasi dan pengelolaan data yang lebih efektif.
Ia menekankan bahwa seluruh OPD, mulai dari tingkat kota hingga kelurahan, memiliki peran penting sebagai produsen data. Setiap instansi diminta bertanggung jawab terhadap data sektoral, seperti data posyandu oleh DP3APM dan data kemiskinan oleh Dinas Sosial.
Untuk memperkuat pendataan di lapangan, Pemko juga menjalankan program “Satu ASN Satu RW”. Program ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi data berbasis kondisi riil masyarakat.
Selain itu, data yang dihimpun tidak hanya berhenti sebagai laporan, tetapi harus diimplementasikan dalam kebijakan nyata. Salah satunya melalui pengendalian inflasi lewat gerakan penanaman cabai, mengingat komoditas tersebut menjadi penyumbang inflasi di Pekanbaru.
Pemko juga mengapresiasi dukungan Badan Pusat Statistik dalam menyelaraskan data daerah dengan pemerintah pusat. Sinergi ini dinilai penting untuk memastikan konsistensi dan kualitas data. (*)
Di akhir arahannya, Wali Kota meminta seluruh OPD rutin memperbarui data agar sistem Satu Data berjalan optimal. Ia berharap, integrasi data ini dapat mendorong perencanaan pembangunan yang lebih tepat, terukur, dan berkelanjutan di Kota Pekanbaru. (*)

