Berida Kata - Puisi
RERUNTUHAN TAWA LAYU SEBELUM PAGI

​Oleh: Muhammad Sholeh Arshatta
​savana padang pasir tak lebih getir
ketika jeda temu mendadak retak
meluruhkan getar asih di hadapan sang pemilik kasih
meski jemu telah lelah merawat kisah paling purba
nanda harus kembali ke ketiak rimba dunia
​tawa kita hanya sehangat wijayakusuma yang mekar sejenak
lalu buru-buru layu diseret waktu arus balik
balik kandang memaksa kalah asa ibu kandung
latih diri melupa kampung
mendesak ratap kembali menetap
seperti yatim paling piatu
gema tawa terlelap dalam lesap
hingga cerita-cerita dipaksa senyap
menjelma sunyi paling hakiki
​Rengat Barat, 23 Maret 2026
Bionarasi:
Muhammad Sholeh Arshatta adalah nama pena dari nama asli Muhammad Sholeh, S.Si. Lahir di Sialang Panjang-Tembilahan Hulu, 04 Desember 1995. Menamatkan S1 Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau pada tahun 2018 sedang kuliah S2 Psikologi di UIO University. Saat ini penulis berprofesi sebagai Tenaga Kesehatan (Medical Delegate- Nestlé Nutrition Child and Diary) di PT Nestle Indonesia. berdomisili di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.
Berhasil menggaet berbagai juara di antaranya: Juara 1 sekaligus peserta terbaik dalam lomba FMIPA GOT Talent Universitas Riau 2017, Juara Umum HUT COMPETER Pekanbaru yang ke-5 (2017), Juara 3 baca Puisi Nasional yang diadakan oleh PB IPMIH Riau (2017). Mengikuti Kelas Puisi Online Asqa Imagination School 26 dan 31 dan Kelas Puisi Online Ruang Kata sehingga tahun 2023 kembali ke dunia literasi dan berhasil meraih berbagai penghargaan di antaranya: Juara 1 lomba karoke Civitas Akademika (dosen, pegawai, mahasiswa) & alumni FMIPA Universitas Riau, Juara 1 Anugerah COMPETER Indonesia, Juara 1 penyaji terbaik Se-Sumatera pada acara Nestle Region Meeting, mengikuti ajang bergengsi Asqa Book Award (ABA) ke XVI, XVII, XVIII, dan XIX sehingga berhasil memperoleh Juara 2 ABA XVI, Juara favorit ABA XVI, Juara harapan 3 ABA XVII, Juara 2 ABA XVIII, Juara favorit ABA XVIII, Juara 2 Senandika di "Aula Belajar Rulit", Juara 2 cerpen fantasi pelatihan 10 hari menulis cerpen bersama Simpreforia Publisher, Juara 3 Resensi Buku Puisi Hilmi Faiq Perkara-perkara yang Nyaris Puitis ditaja oleh Genitri-Gramedia 2023, Juara 2 Puisi yang berjudul Klunting, Juara 1 Puisi yang berjudul Pesan Terakhir Adzin, Juara 2 Menulis Haiku dan Juara 2 menulis puisi yang berjudul Memasak Puisi di COMPETER Pekanbaru, Juara 1 Festival Menulis Ellunar IX-Ellunar Publisher. Pada tahun 2024 terpilih sebagai Duta Baca Online karena berhasil meraih Juara 1 ABA XIX, Juara Terpilih Kutipan Farzana Publisher,
Juara 1 sekaligus Juara Favorit THR Puisi COMPETER Indonesia, Peringkat 5 menulis novel fantasi Symprerifora batch 1, Juara 3 Cerpen Song fiction-Symprerifora Publisher, Naskah puisinya terpilih sebagai 3 terbaik dalam lomba cipta puisi RB. Ali yang diadakan oleh Genitri, Juara Harapan 1 Sastra Lisan Festival Budaya Melayu, Mengikuti Workshop Teater dalam acara Bengkel Seni Taman Budaya Provinsi Riau, Terpilih mengikuti Residensi Seniman Riau kategori Puisi oleh KSB Rumah Sunting Provinsi Riau di Kampar Oktober, Juara Sutradara Terbaik 1, Penulis Terbaik 1 dan Tim Penyaji Terbaik 1 dalam Lomba Teater Gelora Teater Riau, Juara 1 Event Cipta Puisi Nasional Catur Media Gemilang Publisher, Peserta sekaligus penyaji di Pesta Teater Riau. Hingga 2025 ia terus berguru ke banyak guru, terpilih sebagai Tim Literasi Konservasi (divisi Teater dan Puisi) Senapelan bersama KSB Rumah Sunting-Riau; Pemateri di pertemuan COMPETER Jabodetabek bersama Bapak Budhi Setiawan di Perpusnas Jakarta Februari, Peserta Bengkel Seni Teater Taman Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Emerging Writers—Balige Writers Festival-Medan Sumatera Utara, Peserta Majelis Cipta Teater — Non Blok Ekosistem Se-Sumatera; Juara Favorit GERIMIS30HARI—Ellunar Publisher, Puisi Terbaik Pilihan Ngewiyak edisi Januari, Juara 3 Lomba Cipta Puisi Nasional Kosana Publisher, Juara Harapan 1 Resensi Novel Masya Firdaus diadakan oleh Komunitas Genitri, Pemenang Tadarus Puisi hari ke-29—Malam Puisi Jambi Maret 2026.
Tergabung dan besar di COMPETER INDONESIA (CI) sejak 2016 membuatnya bertemu banyak wajah dari berbagai belahan dunia. Hingga saat ini aktif mengikuti berbagai lomba, seminar online, event sastra bahkan beberapa kali menjadi pemateri dalam seminar baik offline maupun online. Hingga pada Agustus 2023 diamanahkan sebagai asisten promotor sekaligus mentor Asqa Imagination School (AIS) bersama Muhammad Asqalani eNeSTe dan team mentor lainnya hingga saat ini. Ia juga terpilih sebagai mentor puisi di Symprerifora Publisher sejak 2024 hingga sekarang.
Buku solo puisi pertama "Kepingan Renjana Matamu" terbit pada tahun 2023. Sebuah Novelet Kolaborasi "Saut, Pelakon Ibadah Tawa 2024. Sebuah novel berjudul "Arok Tan Lika Liku Menjemput Surga" terbit Mei 2024, buku solo puisi ke-2 yang berjudul "Kapankah Matamu Kemarau" sedang naik cetak.
Tulisan-tulisannya tergabung dalam puluhan buku Antologi bersama. Puluhan Puisi di FB dan Instagram pribadi: @muhammadsholeharshatta./ https ://www.instagram.com/muhammadsholeharshatta?igsh=NjQ4NmFza2wxZm1p. (*)

