Tiga Generasi Merantau, Ketua KKSS Riau Tetap Menjaga Ikatan dengan Tanah Leluhur

Tiga Generasi Merantau, Ketua KKSS Riau Tetap Menjaga Ikatan dengan Tanah Leluhur

Ketua KKSS Riau, Andi Darma Taufik

Beritariau.com, Makassar - Bagi Andi Darma Taufik, Sulawesi Selatan bukan sekadar daerah asal, melainkan “tanah nenek moyang” yang tak pernah terlupakan. Meski keluarganya telah tiga generasi merantau hingga ke Riau, ikatan emosional dengan kampung halaman tetap terjaga kuat.

Pria yang kini menjabat sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Riau itu menceritakan, jejak perantauan keluarganya bermula dari sang kakek yang lebih dulu mengadu nasib ke Malaysia sebelum akhirnya menetap di Riau dan membuka usaha perkebunan kelapa.

Ia sendiri lahir dan besar di Riau, tepatnya di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir yang dikenal sebagai salah satu sentra perkebunan kelapa. Hingga kini, sektor tersebut masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.

Meski tumbuh di tanah rantau, jiwa pelaut khas Bugis-Makassar tetap melekat dalam dirinya. Hal itu tercermin dari usaha keluarga yang bergerak di bidang transportasi laut, melayani mobilitas antarwilayah menggunakan armada speedboat.

Saat ini, Andi Darma mengelola armada transportasi yang menghubungkan sejumlah kecamatan, melanjutkan usaha yang telah dirintis sejak masa kuliahnya.

Di sisi lain, perannya sebagai Ketua KKSS Riau turut membawanya aktif dalam memperkuat jaringan perantau, salah satunya melalui ajang Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXIV. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang penting untuk membangun koneksi, bertukar gagasan, hingga membuka peluang investasi.

Menurutnya, para perantau yang telah sukses di berbagai daerah memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan Sulawesi Selatan, baik melalui investasi maupun kolaborasi usaha lintas wilayah.

Tak hanya itu, ia juga berpesan kepada generasi muda yang ingin merantau agar tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran sebagai identitas utama orang Bugis dalam berinteraksi dengan masyarakat luas.

“Kejujuran adalah kekuatan kita. Di mana pun berada, nilai itu harus tetap dijaga,” tegasnya, dilansir dari Rakyat Sulsel. (*)