Gelar Patroli Udara Rutin

Geram, Prajurit Komando 462 Paskhas segel lahan & bakar barak pelaku karhutla

Geram, Prajurit Komando 462 Paskhas segel lahan & bakar barak pelaku karhutla

Prajurit Batalyon Komando 462 Paskhas Memasang Plang Segel Diareal Lahan yang Sengaja Dibakar

Beritariau.com, Pekanbaru - Satgas Udara Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau, Jumat, (01/07/16) kemarin, menerjunkan Prajurit Batalyon Komando 462 Paskhas untuk terjun ke lokasi dan menyegel sejumlah lahan yang saat ini terbakar.

Tak hanya itu, saking geramnya, Tim Satgas Udara bersama BNPB dan Polda Riau membakar barak para pelaku pembakar lahan yang kepergok di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Kabupaten Pelalawan.

Foto : Barak Pembakar Lahan di kawasn Taman Nasional Tesso Nilo Dibakar Petugas

 

Pasalnya, saat Tim terjun ke lokasi para pelaku sudah kabur. Disitu, ditemukan sejumlah jerigen berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar.

Informasi yang dirangkum, dalam misi Patroli Udara ini, Komandan Batalyon Komando 462 Paskhas Mayor Pasukan Ruly Arifian memerintahkan Lettu Pasukan Agus Chandraca, SST Han untuk memimpin Prajurit Batalyon Komando 462 Paskhas membantu Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) termasuk memantau aktifitas warga dari atas.

‎Jika terdapat warga masyarakat yang dengan sengaja membakar lahan langsung diberikan patok peringatan untuk tidak melakukan kegiatan apapun di lahan itu.

Pada Plang Segel yang dipasang itu bertuliskan, "DILARANG UNTUK MELAKUKAN KEGIATAN APAPUN DI LAHAN INI KARENA TELAH SENGAJA DIBAKAR". Juga dilampirkan bukti foto yang diambil dari Pesawat BNPB.

Seperti diketahui, selama bulan Ramadan ini, kebakaran lahan di Riau terus meluas dari Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hilir bahkan sampai ke wilayah Kota Dumai.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Henri Alfiandi sebagai Komandan Satgas Udara mengatakan pihaknya melibatkan Prajurit Batalyon Komando 462 Paskhas untuk bersama Tim Polda Riau melakukan tindakan pencegahan Karhutla dengan menyegel lahan terbakar di Kabupaten Rohil.

Dengan tegas, Henri memerintahkan pasukannya segera menindak semua terduga pelaku pembakar lahan dan hutan.

"Siapapun terduga pembakar kita 'comot'. Gak salah kan kita," tegasnya, Senin (04/07/16) kemarin. [red]‎