Pencuri Sawit Sempat Ditangkap Lalu Dilepas, Pemilik Kebun di Rumbai Barat Kecewa

Pencuri Sawit Sempat Ditangkap Lalu Dilepas, Pemilik Kebun di Rumbai Barat Kecewa

Ilustrasi/Net

Beritariau.com, Pekanbaru – Seorang pemilik kebun sawit di Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, bernama Erwin mengaku kecewa atas penanganan kasus dugaan pencurian buah sawit yang dilaporkannya ke pihak kepolisian.

Menurut Erwin, terduga pelaku sempat diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Rumbai Barat. Namun, pelaku disebut kembali dilepaskan tanpa penjelasan yang jelas.

“Kami sudah tangkap pelakunya. Tapi setelah dibawa, justru dilepas lagi. Alasannya tidak jelas. Kami sebagai korban tentu sangat kecewa,” ujarnya, Senin (16/2/2026) dikutip dari suara.com.

Erwin sebelumnya telah membuat laporan resmi terkait dugaan pencurian tersebut. Laporan itu tercatat pada 12 Februari 2026. Meski demikian, hingga kini ia menilai belum ada perkembangan signifikan dari penanganan kasus tersebut.

Dalam peristiwa itu, warga juga mengamankan satu unit mobil minibus berwarna hitam bernomor polisi BM 1699 QN yang diduga digunakan pelaku. Kendaraan tersebut mengalami kerusakan pada bagian kaca akibat amukan massa yang geram atas maraknya pencurian sawit di wilayah tersebut.

Kasus ini turut menjadi sorotan di media sosial setelah akun Instagram @sarang_tawa mengunggah keluhan terkait dugaan lambannya penanganan laporan. Sejumlah warganet mengaku mengalami kejadian serupa di kawasan Rumbai Barat.

Erwin menyebut, aksi pencurian sawit di wilayahnya bukan kali pertama terjadi. Ia mengklaim banyak warga mengalami kehilangan hasil panen, namun merasa laporan mereka tidak ditindaklanjuti secara maksimal.

“Sudah sering kejadian seperti ini. Banyak yang kehilangan. Kami hanya ingin ada efek jera agar kami merasa aman,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Pekanbaru maupun Polda Riau terkait perkembangan laporan tersebut.

Kasus ini kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya pencurian buah sawit di sejumlah wilayah Pekanbaru. Warga berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terus berulang dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tetap terjaga. (*)