Rampok Bersenpi Beraksi di Inhu, Operator Diikat, Onderdil Alat Berat Dipreteli

Rampok Bersenpi Beraksi di Inhu, Operator Diikat, Onderdil Alat Berat Dipreteli

senjata api

Beritariau.com, Pekanbaru - Diah Widayati (40) harus menelan pil pahit karena rugi ratusan juta rupiah karena dua alat berat Kobelco milik perusahaannya digasak rampok bersenjata api (senpi). Tepatnya di lokasi perkebunan PT Palma 1 Desa Penyaguan Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu Riau.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik, Sabtu (14/05/2016) mengatakan, awalnya korban (Diah) mendapat kabar dari operator alat beratnya, Pander Simatupang, bahwa ditempat mereka bekerja telah terjadi pencurian dengan upaya kekerasan.

"Para pelaku menodongkan senjata api laras pendek, kemudian melumpuhkan semua Operator alat berat lalu mengikat mereka," kata Guntur.

Setelah semua operator tak berkutik, pelaku langsung mengambil seluruh onderdil alat berat merk Hitachi dari dua Kobelco. Setelah itu pelaku pergi melarikan diri dari tempat kejadian tersebut. 

"Atas kejadian ini, pemilik alat berat (Diah) mengalami kerugian lebih kurang Rp 300 juta, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Inhu guna penyelidikan lebih lanjut," pungkas Guntur. [pan]