Tugboat Tenggelam
"Berlaga" dengan Kapal Tanker Singapura, Tugboat asal Bengkalis tenggelam, 2 ABK hilang

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Dalam setiap peristiwa tabrakan kecelakaan lalu lintas, yang berukuran kecil biasanya keok melawan yang besar. Tak hanya di darat, hal yang sama juga dapat terjadi di wilayah perairan.
Seperti Peristiwa kecelakaan kelautan (Laka Laut) yang terjadi di perairan Kabupaten Bengkalis antara Kapal besar dan kapal kecil, Senin (07/03/16) sekitar pukul 00.30 wib.
Satu unit kapal penarik (Tugboat, red) bernama TB Ayu Lestari bernomor punggung GT.20, yang menarik tongkang bernama Malioboro 1 berisi kelapa sawit dari arah hutan Ayu Kecamatan Rupat Utara, bertabrakan dengan Kapal Tanker bernama Maretirenium yang berlayar dari wilayah Singapura menuju Kota Dumai.
Tak pelak, lantaran berukuran lebih kecil, Tugboat Ayu Lestari seketika rusak dan tenggelam.
"Laka laut terjadi pada posisi koordinat 01° 56' 79" LU - 101° 50' 94" BT. Tugboat itu tenggelam, sedangkan tongkang yang bermuatan kelapa sawit terdampar di pantai di perairan Teluk Lecah Kecamatan Rupat," ungkap Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Sik, Senin sore.
Akibat "keok" melawan Kapal Tanker, 2 dari 4 orang Anak Buah Kapal (ABK) TB Ayu Lestari dilaporkan hilang. Keduanya merupakan kelasi yang masing-masing bernama Ade (50 tahun) sebagai Kelasi dan Amran (35 tahun). Hingga kini, kedua belum dapat ditemukan. Petugas pun masih melakukan pencarian.
"Saat ini, personil Satuan Polisi Perairan bersama Pandu dan Syahbandar masih melakukan pencarian terhadap ABK yang hilang," ujar Guntur.
Sementara, tambahnya, untuk peristiwa laka laut itu sendiri sedang ditangani oleh Syahbandar Dumai. [red]

