Pengendara motor di Pekanbaru ditemukan tewas di Jalan, Polisi turunkan anjing pelacak

Pengendara motor di Pekanbaru ditemukan tewas di Jalan, Polisi turunkan anjing pelacak

Ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - S‎esosok pria yang diketahui bernama Rizki Ramadhan (21) ditemukan tewas menggenaskan di Jalan Cemara Kuanda RT08 RW 04, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Rabu (13/01/16) dini hari tadi.

P‎ria malang ini diduga merupakan korban pembunuhan sadis. Saat ditemukan dilokasi kejadian, Rizki terkapar bersimbah darah dengan m‎enggunakan helm dan baju kaos hitam. Polisi juga mengamankan tas ransel dan sebuah gagang rem tangan serta sepasang sandal milik korban.

"Pria itu diduga dibunuh dilokasi kejadian. Ini terlihat dari darah segar yang terlihat di TKP," sebut Kapolsek Tampan Kompol Ari S Wibowo SIK‎.

Barang bukti tas ransel yang ditemukan di lokasi kejadian, berisikan tas sandang dengan sepasang sarung tangan dan sebuah flasdisk.

‎Selain itu sekitar 3 KM dari tempat kejadian perkara (TKP) polisi berhasil menemukan sepeda motor Yamaha Vixion milik Rizki.

"Kita temukan disekitar Perumahan Wahana Cipta Karya. Kecamatan Tampan," jelas Ari.

Sewaktu ditemukan, sambung Ari Wibowo, sepeda motor milik korban itu dalam posisi diparkir didepan sebuah rumah warga.

"Awalnya dapat informasi dari warga, kalau ada sepeda motor yang terparkir di depan rumah warga pada subuh tadi," ujarnya.

Saat ditemukan, di beberapa bagian sepeda motor milik korban tersebut, juga ditemukan bercak darah.

‎Hasil olah TKP, itulah yang membuat polisi yakin korban dibunuh oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya. Bahkan, dileher korban juga ditemukan luka bekas gorokan senjata tajam.

"Dugaan sementara, korban merupakan sasaran pelaku perampasan sepeda motor. Kita masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut," pungkas Ari.

"Untuk pelakunya sendiri, kita masih lakukan pengejaran," sebut Ari.

Sampai kini, polisi masih bekerja melakukan penyisiran dilokasi ditemukannya sepeda motor milik korban tersebut. 

Bahkan, ‎kepolisian menerjunkan seekor anjing pelacak untuk menelusuri jejak pelaku pembunuhan sadis ini.‎ Anjing itu dibawa langsung ke sekitar tempat korban ditemukan.‎

Pantauan dilokasi, anjing pelacak perlahan mulai jalan sembari mengendus-endus benda-benda yang diduga merupakan jejak pelaku di tempat kejadian perkara. [red]‎