Sebelum kabur, tahanan di Lapas Rohul dijenguk istri dan sahabat

Beritariau.com, Pekanbaru - Pasca kaburnya Narapidana Lapas Kelas II B Pasir Pangaraian bernama Hendri Manurung (34) pada Sabtu (09/01/16) lalu, Polres Rokan Hulu (Rohul) langsung membentuk 3 tim untuk menyelidiki dan melakukan pengejaran.
Atas kaburnya Hendri yang diduga dibantu seorang pria yang datang dengan menodongkan senjata api ke sipir, Polisi pun memeriksa sedikitnya sembilan orang saksi. Diantaranya, 4 saksi dari petugas Lapas yang bertugas saat itu dan 5 saksi lainnya merupakan penghuni Lapas.
"Kita juga masih melakukan penyelidikan terhadap kamera CCTV yang ada di dalam Lapas," ujar Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Wiyono Senin (11/01/16) di sela-sela rapat di Mapolda Riau.
Pitoyo menjelaskan, beberapa hari sebelum Hendri dibawa kabur, tahanan kejaksaan dengan kasus narkoba ini sempat dikunjungi oleh istrinya yang datang bersama dua orang pria tak dikenal.
"Saat ini kita juga sedang melacak siapa dua pria yang ikut membesuk bersama istrinya itu," jelasnya.
Kemudian, untuk senjata api yang digunakan, anak buah Pitoyo masih mendalaminya, apakah itu senjata api asli, airsoft gun atau senjata api mainan.
"Kita juga masih mendalaminya, bagai mana senjata api bisa masuk ke dalam Lapas, apakah sudah dilakukan pemeriksaan sesuai standar operasional terhadap tamu, tapi saya rasa sudah sesuai SOP," tegas Pitoyo.
Terkait adanya dugaan keterlibatan Sipir Lapas dalam pembebasan tahanan narkoba bak di film itu, Pitoyo belum berani menyimpulkan. "Kita masih menyelidikinya, belum tahu apakah ada dugaan keterlibatan atau tidak," tandasnya. [pan]

