Kapolsek Bagan Sinembah Pimpin Perburuan Perampok Sampai Ke Sumut

Ke 2 tersangka (baju orange) beserta barang bukti | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Bagan Batu - Kapolsek Bagan Sinembah beserta anak buahnya berhasil mengamankan dua dari tiga tersangka perampokan yang menodongkan pistol air soft gun dan pisau kepada korbannya di Rohil.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Subiantoro SH, Sik, Sabtu (9/1) didampingi langsung oleh Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Dody Harza Kusuma SH, Sik mengatakan, selain berhasil menangkap pelaku, mereka juga ikut mengamankan beberapa barang bukti dari pelaku maupun Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Barang bukti tersebut berupa satu buah senjata api jenis soft gun, satu bilah sangkur, dan satu buah buku BPKB sepeda motor Honda Mega Pro nopol BM 2133 WG.
"Selain itu dua buah kotak HP merk nokia, dua buah HP merk Nokia warna hitam, satu buah sebo warna hitam, gulungan kain kecil berbentuk tali panjang sekitar 1 meter, serta perhiasan emas berupa kalung dan anting milik korban," papar Kapolres Rohil di hadapan sejumlah wartawan.
Peristiwa perampokan itu sendiri terjadi pada Selasa (22/12) sekitar pukul 21.00 WIB. Tepatnya di kediaman Ngatino (43), di Jalan Bukit V, Dusun Bukit V, Kepenghuluan Meranti Jaya, Kecamatan Bagan Sinembah Raya, Rokan Hilir (Rohil).
Penangkapan terhadap Zul alias H berlangsung di kediamannya, Rabu (6/1) sekitar pukul 06.00 WIB di daerah Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
"Pada esoknya, Kamis (7/1) sekitar pukul 13.00 WIB, tim opsnal kembali berhasil menangkap tersangka lainnya yaitu Rus alias Jim alias Ut saat berada di warung miliknya di Pematang Langkat, kabupaten Langkat Sumatera Utara. Kemudian juga turut menyita barang bukti satu bilah pisau sangkur dari tangan Rus," tutur Subiantoro.
Sementara itu, satu tersangka lainnya yang berinisial Ru (24) sebelum tim opsnal sampai di kediaman tersangka, Ru telah melarikan diri dan sampai saat ini masih DPO.
Sedangkan korban dari perampokan tersebut pada saat itu, Ngatino (43), luka pada kepalanya saat dipukul dengan pistol soft gun oleh pelaku dan korban satu lagi adalah Khairul Anwar (22) yang merupakan anak dari Ngatino mengalami luka tusukan pada rusuknya kiri dan kanan hingga tembus ke paru - parunya. [bim]

