Duh! Dua Hari Menghilang, eh Kabut Asap Sudah Muncul Lagi

Duh! Dua Hari Menghilang, eh Kabut Asap Sudah Muncul Lagi

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Kabut asap sempat menghilang, setelah hujan turun dua hari terakhir di kabupaten Rohul. Namun lagi-lagi, hari ini, Jumat (11/9) muncul kembali kabut asap pekat.

Akibat kabut asap ini, jarak pandang yang sebelumnya normal, berkurang menjadi radius 1 KM saja. Kondisi Kabut asap ini hampir merata terjadi di 16 kecamatan.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohul Aceng Herdiana Msi, Kabut asap yang menyelimuti hampir dicseluruh wilayah Kabupaten Rohul merupakan Asap yang berasal dari Pembakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Kabupaten dan Provinsi Tetangga. Pasalnya, di Rohul sendiri terpantau hingga hari ini tidak terdapat titik Api.

" Saat ini titik Api nihil, bisa dipastikan Kabut Asap ini merupakan Kabut Asap Kiriman Dari Kabupaten dan Provinsi Tetangga seperti Nangroe Aceh Darusalam, Jambi, Sumsel, dan Rohul," terang Aceng.

Munculnya kembali Kabut Asap di sejumlah Kecamatan ini dikeluhkan warga. Salah seorang warga Pasirpengaraian Yusri, mengaku tidk habis pikir dengan kembalinya kabut asap ini.  

Dia mengaku, bahwa dirinya  saat ini masih merasakan sakit tenggorokan akibat dampak kabut asap beberapa hari lalu. Namun yusri kawatir, sakit tenggorokanya  akan bertambah parah karena Kabut asap yang sebelumnya sempat hilang kembali muncul.

"Tenggorokan masih sakit karena kabut asap yang lalu, eh sudah hampir sembuh, ini Kabut Asapnya datang lagi" keluh Yusri.

Yusri mengutuk keras terhadap tindakan oknum-oknum yang sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan yang rela mengorbankan Hak orang banyak untuk mendapatkan Keuntungan.

Dia meminta kepada pemerintah dan aparat penegak hukum untuk dapat  menindak tegas oknum-oknum yang sengaja membakar lahan dan hutan sehingga memberikan efek jera

"Jangan pandang bulu tindak tegas siapa saja yang membakar hutan, biar tidak ada lagi yang dirugikan karena tindakan oknum-oknum pembakar hutan dan lahan tersebut" harapnya.  [cp]