Razia Satpol PP Tak Bikin Jera PKL di Pekanbaru

Razia Satpol PP Tak Bikin Jera PKL di Pekanbaru

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Pekanbaru terus menjamur. Bahkan mereka pun mengaku tak jera dengan razia penertiban yang sering dilakukan oleh Satpol PP Pekanbaru.

Seperti diungkapkan Aris, salah satu PKL di Panam, Selasa (08/09) yang mengaku sudah berkali-kali kena razia. Ia bersikukuh untuk kembali menggelar lapak karena bahu jalan merupakan tempat yang strategis.

"Mau nyewa kios yang tempatnya strategis susah, Bang. Kalau ada pun pasti sewanya mahal dan belum tentu ramai. Kalau di sini kan enak, tak perlu bayar sewa dan ramai orang lewat. Tinggal modal listrik aja dan ada uang keamanan untuk preman, tapi tidak apa-apa asal kami bisa berjualan," ujar Aris.

Pesatnya pertumbuhan PKL di Pekanbaru seakan tak terbendung. Lihat saja beberapa ruas jalan besar seperti Jalan Tuanku Tambusai atau di Panam, Tampan.

Hampir di setiap sudut jalan dipadati pedagang kaki lima. Selain mempersempit ruas jalan, tak jarang PKL kerap membuat lalu lintas terhambat. Hal ini pun juga diakui para PKL dan memaksa mereka harus kucing-kucingan dengan petugas satpol PP.

"Karena sudah kerap dirazia jadinya sudah terbiasa. Inilah pekerjaan kami, Bang. Kalau kami tak jualan, nanti anak istri makan apa. Kalau ada satpol pp datang ya barang-baraang kita kemas, kita tutup sementara, kalau sudah tidak ada kita buka lagi," tambah Aris. [hmd]