Ketua KP2S: Udara Pekanbaru Tak Sehat, ini Bukti Pemerintah Tak Serius!

Ketua KP2S: Udara Pekanbaru Tak Sehat, ini Bukti Pemerintah Tak Serius!

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Ketua Umum Komunitas Pemuda Pemerhati Sosial (KP2S) Kota Pekanbaru Sarwan Kelana S Ud memberikan kritikan pedas terhadap kualitas udara di Pekanbaru yang tak lagi sehat.

Semakin parahnya kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru, membuat kondisi udara pada level tidak sehat. Hal ini terlihat dari Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang berada di samping kantor Walikota Pekanbaru dan di Jalan Tuanku Tambusai.

Sementara itu menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatogi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melalui satelit Terra dan Aqua, ada 134 hotspot atau titik api di Provinsi Riau. Tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

"Dalam kondisi seperti ini, kita melihat pemerintah tidak serius menangani persoalan kabut asap di Riau. Buktinya, sepanjang tahun kabut asap menjadi tren," ujarnya.

Seiring dengan itu, kabut asap telah menyebabkan banyak anak-anak yang diliburkan sekolahnya dan meningkatnya penderita ISPA.

Meski demikian, sebagai bagian dari masyarakat Pekanbaru, KP2S tak hanya tinggal diam. lumni UIN Suska itu menyebutkan, komunitasnya akan melakukan bakti sosial dengan membagikan masker kepada masyarakat pengguna jalan.

Sementara itu, kondisi serupa juga dirasakan oleh masyarakat. Seperti diungkapkan Eva Vaniati, warga Panam. Ia juga merasa kesal dengan pemerintah yang tidak dapat mengatasi masalah kabut asap ini.

“Saya sangat kesal Bang, dengan pemeritnah kita ini, entah apalah kerjanya. Dana sudah milyaran rupiah habis digunakan untuk mengatasi masalah asap, tapi tak juga kunjung ada perubahan. Jadi saya lihat pemerintah terkesan main-main mengatasi persoan asap ini,"keluh Eva. [*]