Siswa Tenggelam di Sungai Indragiri Inhu Ditemukan Meninggal Dunia

Beritariau.com, Pekanbaru - Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban tenggelam atas nama Adli (17) dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (16/1/2024) sore. Korban sebelumnya dinyatakan hilang tenggelam di Sungai Indragiri, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Ahad (14/1/2024) lalu saat memancing bersama teman-temannya.
Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, setelah dilakukan pencarian yang sudah memasuki hari ketiga. Korban ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban ditemukan pada pukul 17.10 WIB pada titik koordinat 0°28'12.97"S 102°41'0.65"E atau sekitar 50 meter dari lokasi pertama korban dinyatakan hilang,” katanya.
Setelah ditemukan, korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dengan sudah ditemukannya korban tersebut, maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan semua unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.
“Unsur yang terlibat dalam proses pencarian diantaranya yakni BPBD, Damkar, TNI/Polri, Satpol PP dan juga masyarakat setempat,” ujarnya.
Untuk diketahui, sebelum dinyatakan hilang korban saat itu sedang memancing ikan bersama dua temannya. Ketiganya memancing ikan tepatnya di bawah jembatan Kecamatan Kuala Cenaku jalan raya Kuala Cenaku - Tembilahan.
Korban memancing ikan saat itu sempat memisahkan diri dari rekannya. Di mana, saat itu korban menaiki pengaman jembatan dan tidak sengaja terpegang kabel PLN. Akibatnya, korban langsung tersengat arus listrik dan jatuh ke Sungai Indragiri.
Sedangkan rekan korban yang berada di atas sampan tidak jauh dari korban jatuh, tidak sempat menolong korban. (MCRiau)
Bupati Asmar Terima Audiensi BPMP dan BGP Riau
Beritariau.com, Selatpanjang - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menerima audiensi Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau dan Balai Guru Penggerak (BGP) Riau, di rumah dinas Jalan Merdeka Selatpanjang, Selasa (16/01/2024) malam.
Asmar mengucapkan terima kasih atas kunjungan tersebut dan memberikan informasi serta pengalaman baru khususnya di bidang pendidikan.
“Kita akan selalu berkoordinasi, dan siap membantu program yang ada karena ini sangat penting, terlebih untuk mencerdaskan anak daerah," kata Asmar.
Dia juga berharap dunia pendidikan tidak dipolitisasi, terlebih saat ini memasuki tahun-tahun politik.
“Tingkatkan mutu pendidikan, jalankan kerja sama dengan berbagai pihak seperti google, sekarang ini eranya digital,” harap Asmar.
Kepala BPMP Provinsi Riau Dr. Nilam Suri menjelaskan ada beberapa agenda tim dalam kunjungan tersebut. Diantaranya membuka sosialisasi pendampingan pengelolaan kinerja kepala sekolah dan guru.
"Kemudian audiensi bersama bupati untuk menyampaikan program prioritas yang bisa didukung,” jelas Nilam.
Dia menambahkan program prioritas yang dibahas pada audiensi itu meliputi pengangkatan guru penggerak menjadi kepala sekolah.
“Serta dukungan pemerintah melalui APBD, alhamdulillah bupati setuju,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Riau Reisky Bestari, S.Pd, M.Pd mengapresiasi Pemkab Meranti.
“Tidak sulit ditemui, memberikan kemudahan kepada kami untuk memastikan program merdeka belajar di Meranti berjalan dengan baik,” kata Reisky.
Pada audiensi tersebut juga dihadiri oleh pihak google wilayah Riau, sebagai mitra dalam menjalankan program merdeka belajar di Meranti. (*)

