Oknum Sipir Diduga Aniaya Tahanan di Lapas Pasirpangaraian

Oknum Sipir Diduga Aniaya Tahanan di Lapas Pasirpangaraian

Korban pemukulan sipir kelas II B pasir pengarayan | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pasirpangaraian - Beni, salah seorang penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pasirpangaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kamis (13/8/15) pagi terpaksa berobat ke Poli Bedah RSUD Pasirpangaraian.

Pria ini mengalami luka di bagian tangan kirinya, yang diduga akibat dipukuli oleh seorang oknum Sipir Lapas. Didampingi seorang petugas Lapas Pasirpangaraian bernama Jufri, Beni terlihat masih menggendong tangan kirinya.

Sejumlah wartawan yang kebetulan ada di RSUD meminta Beni membuka kain yang menutup tangan kirinya. Dan ternyata, ada luka lebam yang tidak biasa.

Meski ia mau menunjukkan tangan kirinya, namun tahanan Satuan Narkoba Polres Rohul atas kasus Narkoba jenis sabu ini terkesan tutup mulut atas kejadian yang menimpanya. Apalagi, seorang petugas Lapas terus menguntitnya saat sejumlah wartawan berusaha memburunya.

Petugas Lapas Pasirpangaraian Jufri mengakui Beni dibawa berobat ke Poli Bedah RSUD Pasirpangaraian karena terpeleset di kamar mandi. Untuk masalah ini, ia tidak bersedia dikonfirmasi banyak. Jufri menyarankan wartawan menanyakan kepada atasannya.

Karena masih penasaran, sejumlah wartawan menelusuri kejadian yang menimpa Beni. Beberapa sumber terpercaya menyebutkan, bahwa Beni diduga dipukuli seorang oknum Sipir Lapas Pasirpangaraian berinisial Kpg, Rabu (13/8/15) siang kemarin.

Sumber terpercaya ini menyebutkan, Rabu siang kemarin, Beni dipanggil ke sebuah ruangan. Di ruangan itulah diduga tahanan dipukuli oleh oknum Sipir tersebut.

Beni sempat dibawa ke RSUD Pasirpangaraian, Rabu malam tadi. Dan Kamis pagi, ia dibawa berobat ke Poli Bedah di RSUD Pasirpangaraian oleh seorang petugas Lapas untuk memastikan luka di tangan kirinya.

Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono melalui Kasat Reserse Narkoba Polres AKP Seno Ariadi mengakui belum mengetahui dugaan pemukulan itu. Ia mengakui akan berkoordinasi dengan pihak Lapas Pasirpangaraian.

Sementara, Kepala Lapas Pasirpangaraian Misbahuddin belum memberikan keterangannya. Saat dihubungi via selulernya oleh wartawan, ia tidak menjawabnya.

Beni menjadi tahanan Satres Narkoba Polres Rohul sejak ditangkap bersama temannya oleh anggota Polsek Tandun pada bulan Ramadhan lalu. Diduga, ia dan temannya membawa sabu di dalam mobil saat ditangkap anggota Kepolisian saat itu. [cp]